Aset Rp 565 M, BPR Bank Sleman Diklaim Terbaik di Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua karyawan Bank Indonesia, menata tumpukan uang di loket penukaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV Jatim, Surabaya (11/7). ANTARA/Eric Ireng

    Dua karyawan Bank Indonesia, menata tumpukan uang di loket penukaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV Jatim, Surabaya (11/7). ANTARA/Eric Ireng

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 2015 berhasil memiliki aset terbesar se-Indonesia dan menjadi bank milik pemerintah daerah terbaik di negeri ini.

    "Pada Maret 2015 aset BPR Bank Sleman telah menyalip aset Bank Pasar Magelang yang akhir 2014 menjadi nomor satu di Indonesia. Sehingga pada Maret 2015 BPR Bank Sleman mempunyai aset terbesar se-Indonesia," kata Direktur Utama BPR Bank Sleman Muhammad Sigit, Rabu, 29 Juli 2015.

    Menurut dia, kondisi ini akan terus dipertahankan dan dikembangkan menjadi bank yang sehat, kuat, dan mampu menopang pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sleman.

    "Aset yang dimiliki BPR Bank Sleman sampai dengan Juli 2015 untuk total aset mencapai Rp 565 miliar. Dana masyarakat dalam bentuk deposito dan tabungan sebesar Rp 403 miliar dan kredit yang disalurkan kepada masyarakat Rp 472 miliar," katanya.

    Ia mengatakan dana masyarakat yang disimpan di BPR Bank Sleman seluruhnya disalurkan dalam bentuk kredit bagi kemajuan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sleman.

    "Karena saham yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Sleman 100 persen, maka pemanfaatannya sebesar-besarnya untuk kemajuan perekonomian masyarakat Sleman," katanya.

    Sigit mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran BPR Bank Sleman yang telah bekerja dengan penuh semangat. Bahkan, personal pada hari libur tetap masuk kerja bagi pelaksanaan tugas di BPR Bank Sleman.

    "Atas kerja keras seluruh jajaran ini BPR Bank Sleman dapat tumbuh dan berkembang dengan sangat baik menjadi BPR milik pemda terbaik di Indonesia dan asetnya terbesar di DIY," katanya.

    Ketua Dewan Pengawas BPR Bank Sleman Sunartono mengatakan bahwa dirinya mengakui keras dalam mengawasi BPR Bank Sleman. Namun hal itu demi kemajuan Bank Sleman.

    "Kami salut dengan semangat jajaran BPR Bank Sleman karena dalam kurun tiga tahun telah mencapai modal sampai Rp 100 miliar. Adapun tiga tahun lalu aset hanya Rp 30 miliar dan ke depan mempunyai cita-cita besar menjadi bank umum. Untuk itu perlu semangat yang lebih besar lagi untuk lebih memajukan lagi BPR Bank Sleman," katanya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.