Menteri Nila F. Moeloek: Halalbihalal Bangkitkan Kebersamaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan, Nila Djuwita Moeloek, melakukan sidak alat pendeteksi virus Ebola di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 3 November 2014. Sidak tersebut dilakukan untuk memperketat masuknya virus ebola ke Indonesia melalui bandara dan pelabuhan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Menteri Kesehatan, Nila Djuwita Moeloek, melakukan sidak alat pendeteksi virus Ebola di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 3 November 2014. Sidak tersebut dilakukan untuk memperketat masuknya virus ebola ke Indonesia melalui bandara dan pelabuhan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan mengadakan halalbihalal saat hari pertama masuk kerja, Rabu (22 Juli 2015), yang dihadiri sekitar 4.000 pegawai di lingkungan unit utama kementerian.

    Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan, halalbihalal dapat membangkitkan kebersamaan, saling memaafkan kesalahan dan kekhilafan. Ia juga meminta jajaran Kemenkes untuk segera kembali bekerja menyelesaikan pekerjaan yang tertunda.

    "Saya kira masa libur cuti bersama sudah cukup. Mulai dari Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, Senin, Selasa, sudah lebih dari cukup untuk segera kembali bekerja," kata Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dalam siaran pers Kemenkes yang diterima di Jakarta, Senin (27 Juli 2015).

    Pada kesempatan tersebut, Menkes menyalami satu per satu ribuan pegawai yang berada di kementerian yang dipimpinnya itu.

    Dalam menyambut Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Kemenkes menggelar acara-acara antara lain Apel Siaga Mudik 2015, Bazar Ramadhan 2015, Peninjauan Pos Kesehatan Mudik 2015 di beberapa wilayah  dan Pulang Mudik Bersama Karyawan Karyawati Kemenkes 2015.

    Halal Bi Halal kali ini turut dihadiri Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan, Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Direktoral Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.