Bandara Abdurrahman Saleh Ditutup, Batik Air Batal Terbang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Batik Air milik PT Lion Mentari Airlines saat baru mendarat, di Terminal 3 Bandara Soekarno-hatta, Cengkareng, (25/4). PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) kembali meluncurkan maskapai terbaru Batik Air dengan jenis pesawat Boeing 737-900 ER dan 787 Dreamliner. TEMPO/Imam Sukamto

    Pesawat Batik Air milik PT Lion Mentari Airlines saat baru mendarat, di Terminal 3 Bandara Soekarno-hatta, Cengkareng, (25/4). PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) kembali meluncurkan maskapai terbaru Batik Air dengan jenis pesawat Boeing 737-900 ER dan 787 Dreamliner. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Bandar Udara Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, ditutup sejak kemarin. Hal itu membuat sejumlah penerbangan dibatalkan. Bandara tersebut ditutuo karena terpapar abu vulkanik Gunung Raung, Bondowoso. 

    Direktur Airport and Service Lion Air Daniel Putut menyatakan penutupan Bandara Abdurrahman hanya berdampak pada anak perusahaan Lion Group, Batik Air. 

    "Dua penerbangan dibatalkan," kata Daniel lewat pesan singkat kepada Tempo hari ini, Jumat, 24 Juli 2015. 

    Dua penerbangan tersebut, ucap Daniel, rute Jakarta-Malang. Perusahaan sudah memberikan solusi kepada para penumpang yang gagal terbang. "Kami tawarkan penumpang ke Surabaya," tutur Daniel. 

    Bandara Abdurrahman ditutup sejak Kamis, 23 Juli 2015, dan diperkirakan baru dapat beroperasi kembali pada hari ini sekitar pukul 19.00 WIB. Selain Bandara Abdurrahman, Bandara Notohadinegoro, Jember, juga ditutup.

    Akibat aktivitas Gunung Raung yang berdampak pada penutupan sejumlah bandara, Lion Air mengalami kerugian Rp 8 miliar. Selama 10-22 Juli 2015, 200 penerbangan terpaksa dibatalkan. Adapun penumpang yang gagal terbang sekitar 40 ribu. 

    SINGGIH SOARES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.