Harga Emas, Analis Sebut Aktivasi Level Sell Stop Order

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah menata emas batangan yang telah selesai dicetak seberat 1 kg di lokasi pembuatan emas Antam, Jakarta, 15 Juni 2015. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah menata emas batangan yang telah selesai dicetak seberat 1 kg di lokasi pembuatan emas Antam, Jakarta, 15 Juni 2015. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga emas tertekan dalam sekitar US$48 per ounce pagi ini mencetak level terendah baru dalam 5 tahun ke kisaran US$1.084,61.

    Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan tekanan turun ini kemungkinan disebabkan teraktivasinya level sell stop order dalam jumlah besar, ketika harga emas menyentuh level support penting.

    Harga emas siang ini memang sudah kembali rebound ke kisaran 1.109.

    Ariston mengatakan harga emas masih berpotensi turun kembali, bila berhasil menembus kisaran support 1.103 (level fibonacci 61,8% dari 1.084-1.134), dengan potensi target ke kisaran 1.095-1.084.

    Namun penguatan ke atas kisaran resisten 1.115 (level fibonacci 38,2% dari 1.084-1.134), ujarnya, berpotensi mendorong harga menguat ke area 1.123.

    “Penurunan dalam berpotensi memberikan momentum penurunan untuk jangka menengah, namun dalam jangka pendek biasanya akan ada reaksi rebound,” kata Ariston.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.