Durian di Pulau Sebatik Diburu Ribuan Warga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga antre membeli durian saat berlangsung bursa durian murah di kawasan pusat oleh-oleh Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, 7 Maret 2015. Ribuan warga rela antre berjam-jam untuk mendapatkan durian yang dijual mulai harga 20 ribu rupiah. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Warga antre membeli durian saat berlangsung bursa durian murah di kawasan pusat oleh-oleh Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, 7 Maret 2015. Ribuan warga rela antre berjam-jam untuk mendapatkan durian yang dijual mulai harga 20 ribu rupiah. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan warga di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, berburu durian di Pulau Sebatik memanfaatkan suasana Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah, sekaligus bersilaturrahmi dengan keluarganya.

    Kepadatan penyeberangan Pulau Nunukan-Pulau Sebatik di Pelabuhan Sei Jepun Kecamatan Nunukan Selatan berlangsung sejak H+1 Lebaran, hanya untuk berburu buah durian di pulau yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu.

    "Saya ke (Pulau) Sebatik untuk silaturrahmi dengan keluarga setelah Lebaran (Idul Fitri) ini sekaligus berburu buah durian," ujar Suharni, warga Sedadap Kecamatan Nunukan Selatan, Minggu, melalui sambungan telepon.

    Pulau Sebatik telah memasuki masa panen buah durian sejak bulan suci Ramadhan 1436 H ini maka usai Lebaran Idul Fitri ini banyak dimanfaatkan warga setempat untuk datang langsung ke kebun-kebun durian masyarakat.

    Seorang warga Pulau Sebatik Ikbal mengakui, buah durian mulai panen bertepatan dengan Lebaran Idul Fitri sehingga ribuan warga berbondong-bondong mengunjungi kebun-kebun warga untuk mencicipi buah beraroma harum itu.

    Ia mengatakan, setiap memasuki masa panen buah durian di pulau itu pasti banyak dikunjungi warga untuk mendapatkan buah yang berkualitas sesuai selera masing-masing.

    "Banyak sekali warga yang berkunjung ke sini (Pulau Sebatik) hanya untuk mendapatkan buah durian karena musim panen bertepatan juga dengan suasana Lebaran (Idul Fitri) sejak Sabtu (H+1)," ujarnya melalui sambungan telepon.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?