Lebaran Kedua, TKI Padati Kereta Taiwan Pergi Halal Bihalal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja menuju pintu keluar setelah turun dari KRL commuter line di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin 4 Agustus 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Seorang pekerja menuju pintu keluar setelah turun dari KRL commuter line di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin 4 Agustus 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan tenaga kerja Indonesia di Taiwan memadati areal "Taipei Main Station" (TMS) pada hari kedua Lebaran, Minggu (19 Juli 2015).

    Kereta api cepat (THSR), kereta api reguler, MRT, dan bus dari berbagai daerah di Taiwan dipenuhi oleh para TKI dari berbagai daerah di Taiwan menuju Taipei. Demikian juga dengan sopir taksi yang turut pula kecipratan berkah dari para TKI.

    "Dua hari ini taksi saya penuh oleh orang-orang Indonesia. Katanya sekarang Hari Raya," kata Chang Min Lai, sopir taksi, saat mengantarkan penumpang dari kawasan Taipei Zoo menuju TMS.

    Mereka berbondong-bondong menghadiri acara Halal Bi Halal Buruh Migran Indonesia (BMI) yang digelar Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan bekerja sama dengan Komunitas BMI Taiwan.

    Acara tersebut menghadirkan Ustaz Rizky Yakobi yang akrab dipanggil Ustaz Joko Tarub dari Jakarta untuk memberikan siraman rohani di depan ribuan TKI.

    Hujan deras yang mengguyur Taipei sejak pukul 13.00 waktu setempat sama sekali tidak menyurutkan antusiasme TKI dari berbagai pelosok Taiwan untuk menghadiri acara tersebut.

    Bahkan petugas Administratur Kereta Api Taiwan (TRA) selaku pengelola TMS terlihat kewalahan mengatur ribuan TKI yang berkumpul di aula loket pembelian tiket kereta api.

    Garis batas yang dipasang di depan loket pun beberapa kali bergeser karena luapan para TKI yang datang secara bergelombang. Demikian juga dengan halaman TMS sudah tidak mampu lagi menampung para pekerja migran dari Indonesia itu.

    Sehari sebelum acara Halal Bi Halal digelar, TRA telah mengeluarkan imbauan kepada warga Taiwan agar mengantisipasi situasi tersebut dengan melakukan perjalanan lebih awal karena pada hari Minggu pertama setelah Lebaran, kereta api akan dipenuhi para TKI dari berbagai daerah di Taiwan.

    Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi antar-TKI. Oleh karena itu, selain pengajian, acara tersebut juga diisi dengan berbagai jenis hiburan oleh para TKI.

    Di sela-sela acara, para TKI berdiri sambil melambaikan tangan untuk bersama-sama menyanyikan lagu "Tanah Airku" dan "Kebyar-Kebyar" guna membangkitkan rasa nasionalisme.

    "Kami bangga dengan kalian. Kami berharap acara seperti ini digelar rutin setiap tahun," kata Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Arief Fadillah.

    Sebelumnya, halaman TMS juga dipadati ribuan TKI untuk menunaikan ibadah shalat Idul Fitri, Sabtu (18 Juli 2015) pagi. Bahkan shalat Idul Fitri tersebut dilaksanakan tiga gelombang karena halaman TMS tidak mampu menampung ribuan jamaah sekaligus.

    Imam dan khotib shalat Idul Fitri pun dari jajaran PCINU Taiwan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu menghadirkan imam dan khotib dari Indonesia.

    Selain TMS, tempat-tempat rekreasi di Taipei, seperti Chiang Kai Shek Memorial Hall, Taipei Zoo, Taipei 101, dan Tamsui, dipadati para TKI yang memanfaatkan dua hari libur.

    ANTARA


  • TKI
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.