Tiket Kereta Api Rute Sukabumi-Bogor Sudah Tak Bersisa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang membeli tiket kereta api Pangrango jurusan Sukabumi-Bogor Paledang di Stasiun Kereta Api Cigombong, Bogor, 4 Juli 2015. Hanya ada satu kereta api yang berhenti di stasiun ini, yakni kereta api Pangrango jurusan Bogor Paledang-Sukabumi yang beroperasi sejak 9 November 2013. Mundri Winanto

    Penumpang membeli tiket kereta api Pangrango jurusan Sukabumi-Bogor Paledang di Stasiun Kereta Api Cigombong, Bogor, 4 Juli 2015. Hanya ada satu kereta api yang berhenti di stasiun ini, yakni kereta api Pangrango jurusan Bogor Paledang-Sukabumi yang beroperasi sejak 9 November 2013. Mundri Winanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Memasuki H+1 Lebaran 2015, tiket kereta api untuk sejumlah tujuan, terutama Sukabumi-Bogor, sudah tidak tersedia. "Maaf tiket Sukabumi-Bogor habis," demikian tulis keterangan yang terpajang di loket Stasiun Sukabumi, Sabtu pagi, 18 Juli 2015.

    Beruntung, seorang wanita paruh baya, Beti, dan seorang cucunya, sudah memperoleh tiket jauh-jauh hari melalui pemesanan online di salah satu minimarket. Beti, yang ditemui di kereta api gerbong tujuan Sukabumi-Bogor, hendak bersilaturahmi ke Depok. "Mau ketemu keponakan, tapi lewat Bogor dulu," paparnya.

    Arus mudik Lebaran 2015 menggunakan moda transportasi kereta api memang jadi salah satu pilihan alternatif. Bagi Beti, bepergian menggunakan kereta api lebih nyaman dibandingkan transportasi darat lainnya. "Kalau pakai kereta mah lancar-lancar saja ya, jarang kejebak macet," katanya.

    Wanita yang mengaku sudah lama tinggal di Sukabumi itu menjadikan kereta api sebagai transportasi favorit. Dia merasa tak ada transportasi yang lebih bersahabat dari kereta api.
    "Enaknya di kereta jarang ada yang merokok. Kalau bus mungkin ada saja yang ngerokok," katanya.

    Seorang perempuan penumpang lain yang naik dari Stasiun Cisaat, hendak mengunjungi orang tuanya di bilangan Jakarta. Dia juga mengaku beruntung mendapatkan tiket beberapa hari sebelumnya.

    "Saya juga beli di minimarket, langsung saja dituker ke loket. Kebetulan kontrakan saya deket," ujar seorang penumpang yang tidak ingin disebut namanya.

    Menurut dia, membeli tiket kereta api di minimarket lebih mudah dan nyaman daripada langsung membeli ke stasiun. "Saya sih lebih memilih tiket di minimarket, biar kata lebih mahal Rp 2.000 juga," katanya.

    Di sejumlah gerbong kereta Sukabumi-Bogor, kursi penumpang tak ada yang kosong, termasuk gerbong kelas eksekutif. Kereta yang berangkat pukul 05.00 itu tiba di Bogor pukul 07.00. Adapun, pemberangkatan selanjutnya dari Bogor menuju Sukabumi dijadwalkan pada pukul 07.55.

    Sebelumnya, sempat terjadi insiden pada 3 Januari 2014. Sekitar pukul 14.05, kereta api tujuan Bogor-Sukabumi anjlok di Jembatan Pamoyanan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat. Insiden terjadi dikarenakan adanya rel patah. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!