Demi PON XIX di Jabar, Uji Coba Tol Soroja Dipercepat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana jalan tol Cipali di kawasan Cikopo, Jawa Barat, pada H-3 lebaran, Selasa, 14 juli 2015. Puncak arus mudik diperkirakan mulai malam ini, TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Suasana jalan tol Cipali di kawasan Cikopo, Jawa Barat, pada H-3 lebaran, Selasa, 14 juli 2015. Puncak arus mudik diperkirakan mulai malam ini, TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menargetkan uji coba jalan tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) bisa dilakukan pada Agustus 2016 atau sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat.

    Gubernur mengatakan meskipun tol tersebut belum beroperasi secara utuh, tetapi karena waktu pelaksanaan PON yang sudah mendekat, uji coba akan dipercepat.

    "Mudah-mudahan bisa dilalui Agustus, untuk keperluan PON. Percepat saja biar Agustus, percobaannya," katanya, Jumat, 17 Juli 2015.

    Rencananya, proses pemasangan tiang pancang pertama atau ground breaking tol Soroja akan dilakukan pada September 2015.

    "Ground breaking September ini, kami ingin dipercepat prosesnya. Mudah-mudahan bisa Agustus," ujarnya.

    Saat ini PT Jasa Sarana, sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) Jawa Barat, memenangkan tender pembangunan jalan tol Soroja senilai Rp 1,79 triliun.

    Menurut Aher, kemenangan Jasa Sarana dalam tender jalan tol yang memiliki panjang sekitar sebelas kilometer ini membuktikan bahwa pembangunan jalan tol yang lama mangkrak ini dapat dilanjutkan.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.