Raung Meletus: 110 Penerbangan Dibatalkan, 220 Ditunda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Raung terus mengeluarkan abu vulkanik ketika kapal penyebrangan yang mengangkut pemudik melintasi selat Bali menuju Pulau Jawa di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, 12 Juli 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    Gunung Raung terus mengeluarkan abu vulkanik ketika kapal penyebrangan yang mengangkut pemudik melintasi selat Bali menuju Pulau Jawa di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, 12 Juli 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Gunung Raung di Jawa Timur masih mengeliat hingga kini. Akibat aktivitas vulkaniknya ini, empat bandara di Jawa Timur terpaksa ditutup sehingga menyebabkan ratusan penerbangan terdampak. Ada 110 penerbangan dibatalkan dan 220 ditunda.

    Seperti dilansir Biro Hukum dan Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Jumat  17 Juli 2015, ada empat bandara yang diperpanjang penutupannya yakni Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Abdurahman Saleh Malang serta Bandara Notohadinegoro Jember dan Blimbingsari.

    PT Angkasa Pura I Cabang Juanda dan Abdurahman Saleh menyatakan penerbangan yang ditunda  220 penerbangan selama buka tutup bandara pada Kamis 16 Juli 2015- Jumat 17 Juli 2015. Total penumpangnya berjumlah 27.874 orang, yakni 18.108 penumpang datang dan 9.766 penumpang berangkat.

    Perpanjangan penututupan kedua bandara tersebut juga menyebabkan 110 penerbangan dibatalkan.

    Sebagai antisipasi pihak PT Angkasa Pura I cabang Juanda menyediakan bus gratis untuk mengantar para penumpang, yang ingin pindah menggunakan transportasi lain yakni bus atupun kereta api, antara lain ke terminal Purabaya, Stasiun Pasar Turi, dan Stasiun Gubeng.

    Selain di Jawa Timur, meletusnya Gunung Raung juga membuat ribuan wisatawan di Bandara Ngurah Rai Bali dan Bandara Internasional Lombok tertahan selama dua hari. Setidaknya diperkirakan ada 20.000 wisman yang menunda kedatangannya ke Bali.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.