Jonan ke Bandara Soetta, Pemudik Batal Terbang Ditawari Bus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (kanan), mengawasi proses pemeriksaan barang bawaan penumpang saat melakukan sidak di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, 11 Juli 2015.  TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (kanan), mengawasi proses pemeriksaan barang bawaan penumpang saat melakukan sidak di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, 11 Juli 2015. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mendatangi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis 16 Juli 2015.  Begitu tiba, Jonan langsung mendatangi penumpang yang batal terbang ke Surabaya dan Malang akibat erupsi Gunung Raung, Jawa Timur.

    Jonan menyarankan bagi penumpang yang batal terbang untuk beralih ke moda lain. Menurutnya menunggu kepastian kapan bandara dibuka kembali tidak efektif.

    "Hari terakhir sebelum Idul Fitri biasanya penuh.  Saat ini sedang saya sediakan bus untuk penumpang yang mau naik bus," kata Jonan di  Posko Angkutan Lebaran 2015 di Bandara Soekarno-Hatta.

    Terkait penyediaan bus tersebut, Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi selaku operator Bandara Soekarno-Hatta telah meminta 17 bus untuk mengangkut calon penumpang tadi ke tujuan mereka.

    "Jadi kami telah meminta ke Damri dan Blue Bird untuk menyediakan 17 bus sehingga calon penumpang punya alternatif lain," ujar Budi.

    Jonan juga mengatakan sebelumnya di Bandara Halim Perdanakusuma telah dilakukan langkah serupa dengan mengerahkan 6 bus. Namun lambatnya penyampaian informasi membuat penumpang masih kebingungan.


    BINTORO AGUNG S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.