Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Dana Rp36,1 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paket sembako murah yang disiapkan Bank Mandiri dalam pasar murah di lingkungan Mabes TNI AU, 7 Juli 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Paket sembako murah yang disiapkan Bank Mandiri dalam pasar murah di lingkungan Mabes TNI AU, 7 Juli 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama Lebaran, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, menyediakan dana senilai Rp36,1 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang di masyarakat. Lalu, ke mana saja dana tersebut bakal dialokasikan?

    Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan dana yang dianggarkan perseroan tersebut setara Rp1,16 triliun per harinya, terhitung mulai 22 Juni hingga 22 Juli 2015 guna memenuhi kebutuhan uang di masyarakat selama periode itu.

    Menurut Rohan, alokasi tersebut meningkat sebesar 15% dari musim Lebaran sebelumnya akibat ada penambahan jumlah cabang dan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik perseroan.

    Dikatakan, 40% dari jumlah dana tersebut akan didistribusikan di wilayah Jabodetabek, sedangkan sisanya akan disalurkan ke kota-kota besar lainnya seperti Medan, Semarang, Surabaya, dan Bandung.

    “Dari total alokasi tersebut, sebanyak 80% akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan ATM dan 20% untuk kebutuhan dana di cabang. Hal ini berdasarkan perkiraan bahwa sejak 2 minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan uang untuk ATM akan mencapai Rp1,8 triliun per hari atau naik 20% dari hari biasa,” jelas Rohan dalam siaran persnya, Senin, 13 Juli 2015

    Selama masa liburan ini, Rohan juga memastikan sebanyak 15.444 ATM milik perseroan akan tetap beroperasi secara prima dengan membentuk tim ATM yang siaga selama Lebaran. Dia menambahkan perseroan juga tetap menyediakan layanan 24 jam lainnya yakni Mandiri SMS, Mandiri Mobile, Mandiri Internet, dan Mandiri Call 14000.

     BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.