Otoritas Tanjung Priok: Efisiensi Dwelling Time Bisa Dicapai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Dirut Pelindo II R.J. Lino (kanan) meninjau perkembangan pembangunan tol laut di ruang Planning and Control Tower, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 17 Juni 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden Joko Widodo didampingi Dirut Pelindo II R.J. Lino (kanan) meninjau perkembangan pembangunan tol laut di ruang Planning and Control Tower, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 17 Juni 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok mengatakan tengah berbenah untuk mempersiapkan rumus meningkatkan efisiensi waktu bongkar muat (dwelling time). "Kami sedang menghitung mana yang bisa efektif atau tidak. Kami yakin target Presiden Jokowi akan tercapai," ujar Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Bay M Hasani, Senin, 13 Juli 2015.

    Pemerintah menargetkan proses bongkar muat di Tanjung Priok diperpendek menjadi 4,7 hari dari sebelumnya 5,5 hari. Untuk mendorong pencapaian tersebut, kata Bay, seluruh kementerian, lembaga, dan swasta harus bekerja sama.

    Saat ini, kata dia, ada 18 Kementerian dan Lembaga yang mempunyai kewenangan masing-masing dalam proses bongkar muat di pelabuhan. Nantinya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menjanjikan Otoritas Pelabuhan akan memiliki kewenangan khusus untuk bertindak tegas jika kementerian dan lembaga ogah memperbaiki proses.

    Otoritas ini, kata Bay, akan meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengefisienkan costume clearence menjadi 0,5 hari dan post costume clearance menjadi 1,5 hari. Ditjen Beacukai saat ini sedang menyusun langkah pemangkasan waktu tersebut bersama otoritas pelabuhan.

    Otoritas juga bakal memperketat barang impor yang masuk agar tidak berada di lingkungan pelabuhan tanpa dokumen resmi. Sebab, selama ini banyak barang yang datang mendahului izinnnya, sehingga terjadi penumpukan di pelabuhan. "Itu akan menjadi concern kami juga," kata Bay.

    ROBBY IRFANY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.