Seminggu Setelah Lebaran, Pertamina Luncurkan Pertalite

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukan selang pengisian bahan bakar Pertamax Plus saat akan mengisi kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina kawasan Otista, Jakarta (26/8). Tempo/Aditia noviansyah

    Petugas menunjukan selang pengisian bahan bakar Pertamax Plus saat akan mengisi kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina kawasan Otista, Jakarta (26/8). Tempo/Aditia noviansyah

    TEMPO.COJakarta - PT Pertamina (Persero) akan meluncurkan bahan bakar oktan 90 atau Pertalite setelah Lebaran. "H+7 Lebaran," kata Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto saat ditemui di halaman Parkir Timur Senayan, Ahad, 12 Juli 2015. Namun dia belum dapat menyebutkan tanggal pasti peluncuran tersebut.

    Dwi menjelaskan peluncuran Pertalite bukan program semata-mata untuk menggantikan konsumsi Premium. Pertalite untuk memberikan alternatif kepada masyarakat yang ingin menggunakan bensin dengan kualitas lebih baik.

    Baca juga: Dibunuh Mirip Angeline:Tiara Rupanya Anak Kesayangan Pelaku

    Kualitas Pertalite di atas Premiun, tapi masih di bawah Pertamax. "Masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda. Pertalite ini memberikan pilihan lebih banyak bagi masyarakat," ujar Dwi.

    Pertamina masih terus mensosialisasikan Pertalite kepada masyarakat dan juga di berbagai SPBU. Dengan demikian, saat peluncuran Pertalite nanti, masyarakat dapat memahami dan menggunakan Pertalite sesuai kebutuhan.

    Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan harga Pertalite di bawah Rp 8.500 per liter. Artinya, harga bahan bakar jenis baru ini sedikit lebih tinggi dari Premium dan lebih murah dibanding Pertamax atau bensin beroktan 92.

    Pada tahap awal, Pertamina menyiapkan 500 kiloliter Pertalite yang akan dipasarkan di 109 stasiun pengisian bahan bakar umum. Rencananya, Pertalite disebarkan di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

    DEVY ERNIS | GUSTIDHA BUDIARTIE

    MISTERI, Akun @akseyna: Saya Janji Balas Perbuatan Kalian 
    Transaksi Intim Ayu Cs: Modusnya, Korban Ajak Gadis Lain 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.