12 Infrastruktur Gas Alam Cair Selesai dalam 5 Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memeriksa pipa gas untuk proyek infrastruktur energi di gudang penyimpanan Pertamina Gas (Pertagas) di Medan, Sumatera Utara, 24 Juni 2015. ANTARA/M Agung Rajasa

    Pekerja memeriksa pipa gas untuk proyek infrastruktur energi di gudang penyimpanan Pertamina Gas (Pertagas) di Medan, Sumatera Utara, 24 Juni 2015. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) memgklaim dapat mengamankan pasokan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) sampai dengan 1,2 bcfd (~9,1 MTPA) dengan menyelesaikan dan mengoperasikan 12 infrastruktur LNG dalam lima tahun mendatang.

    Direktur Energi Baru Terbarukan Pertamina Yenni Andayani mengatakan Pertamina dapat mengamankan pasokan LNG sampai dengan 1,2 bcfd (~9,1 MTPA) setelah menyelesaikan dan mengoperasikan 12 infrastruktur LNG dalam lima tahun ke depan. Dia menambahkan ke-12 infrastruktur tersebut berupa tujuh terminal penerimaan dan regasifikasi serta lima kilang LNG.

     

    Penyelesaian dan pengoperasian ke-12 proyek itu dalam rangka meningkatkan pemanfaatan gas untuk memenuhi kebutuhan domestik. "Penyelesaian proyek infrastruktur ini diharapkan dapat mengantisipasi kecenderungan terjadinya kelebihan suplai LNG karena terjadi penurunan harga LNG sebagai dampak dari penurunan harga minyak dunia," katanya melalui pernyataan resmi di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2015.

     

    Dari tujuh terminal penerimaan dan regasifikasi LNG, dua diantaranya telah beroperasi yakni Floating Storage Refinery Unit (FSRU) Nusantara Regas di Teluk Jakarta dan Terminal Arun  di Aceh yang diresmikan Presiden Jokowi Maret lalu. Sementara lima fasilitas lainnya dalam proses pembangunan dalam bentuk Land Based LNG, dan FSRU berkapasitas 11,4 MTPA.

     

    Selain itu, untuk mengoptimalkan standar gas, Pertamina juga akan membangun beberapa Mini LNG Plant. Kilang-kilang mini LNG tersebut akan melengkapi kilang LNG yang sudah ada, yaitu LNG Badak dan DS LNG.

     

    Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor hulu hingga hilir, lanjut Yenny, Pertamina akan mengupayakan agar seluruh proyek infrasturktur LNG tersebut terintegrasi dengan lini bisnis gas lainnya. Terminal Land Based LNG Bojanegara misalnya, proyek ini akan menjadi bagian yang menyatu dengan fasilitas gas Pertamina di Jawa Barat.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.