Lebaran Ini Tol Becakayu Belum Bisa Dilewati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alat berat dikerahkan di proyek pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di kawasan Kalimalang, Jakarta, 27 januari 2015. Proyek terdiri atas dua bagian, Kasablanka-Jakasampurna sepanjang 11 kilometer dan Jakasampurna-Bekasi Utara sepanjang 10,4 kilometer. Tempo/Tony Hartawan

    Alat berat dikerahkan di proyek pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di kawasan Kalimalang, Jakarta, 27 januari 2015. Proyek terdiri atas dua bagian, Kasablanka-Jakasampurna sepanjang 11 kilometer dan Jakasampurna-Bekasi Utara sepanjang 10,4 kilometer. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalan Kalimalang sepanjang proyek pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) menjadi satu-satunya jalan yang belum siap dilalui kendaraan saat arus mudik tahun ini.

    Kepala Seksi Ruang Milik Jalan, Dinas Bina Marga dan Tata Air Pemkot Bekasi Widayat Subroto Hadi mengatakan kerusakan jalan disebabkan jalan yang berada di lokasi pembangunan jalan tol Becakayu.

    "Yang paling rusak itu di Kalimalang yang ada pembangunan Becakayu. Itu karena dampak itu pekerjaan saja," katanya di Bekasi, Jumat (10 Juli 2015).

    Dia menuturkan, 95% kondisi jalan di Kota Bekasi laik untuk dilintasi kendaraan arus mudik. Beberapa ruas jalan sudah diperbaiki sebelum Ramadan.

    Untuk mengantisipasi kejadiaan yang tidak diinginkan di sekitar lokasi pembangunan Tol Becakayu, pihaknnya telah memasang beberapa rambu lalu lintas dan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan mendirikan posko pemantauan arus mudik.

    "Secara umum sudah siap dilalui. Kecuali Jalan Kalimalang di sekitar Tol Becakayu, karena ada kegiatan pembangunan."

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.