Erupsi Gunung Raung, Citilink Batalkan 27 Penerbangan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandar Udara Internasional Lombok (Bandara-BIL).  TEMPO/SUPRIYANTHO KHAFID.

    Bandar Udara Internasional Lombok (Bandara-BIL). TEMPO/SUPRIYANTHO KHAFID.

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Citilink Indonesia memutuskan untuk membatalkan seluruh penerbangan dari atau ke Denpasar dan Lombok pada hari ini. Pembatalan dilakukan akibat erupsi Gunung Raung, Bondowoso, Jawa Timur, yang dinilai mulai menggangu keamanan dan keselamatan penerbangan di wilayah tersebut.

    “Mengacu pada pemberitahuan (NOTAM) yang dikeluarkan oleh otoritas penerbangan setempat, dasar kebijakan untuk tidak melakukan operasi penerbangan dari dan ke Denpasar, Lombok, adalah demi safety atau alasan keamanan dan keselamatan penerbangan. Bagi Citilink itu hal yang terutama saat ini,” kata Presiden dan CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta, melalui siaran pers yang diterima Tempo pada Jumat, 10 Juli 2015.

    Albert mengemukakan sedikitnya 27 penerbangan Citilink Indonesia yaitu rute-rute pulang-pergi dibatalkan, dengan rute sebagai berikut: Jakarta–Denpasar, Surabaya–Lombok, Surabaya–Denpasar, Bandung–Denpasar, Bandung–Lombok, dan Balikpapan–Denpasar. Sedangkan penerbangan untuk rute-rute lainnya berjalan normal seperti biasa.

    Manajemen Citilink juga mengimbau agar penumpang melakukan perubahan reservasi tiket dengan menyediakan sejumlah pilihan kepada penumpang mulai dari refund (pengembalian uang tiket) secara penuh dan tidak ada potongan, reroute, dan juga reschedule penerbangan para penumpang.

    “Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan saat ini terus memonitor perkembangan yang masih berlangsung serta mengintensifkan kerja sama dengan pihak bandara, BMKG, dan juga instansi terkait lainnya sebagai antisipasi terhadap hal yang tidak diinginkan,” kata Albert lagi.

    Ia juga mengatakan karena kejadian ini merupakan bencana alam, dan masuk kategori force major atau di luar dugaan. Untuk itu, Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor 77 Tahun 2011 yang mengatur pemberian kompensasi terhadap penumpang akibat penundaan yang diakibatkan maskapai, pihak bandara ataupun kesalahan operasional menjadi tidak berlaku.

    Untuk memudahkan penumpang melakukan refund, reroute, dan juga reschedule, manajemen Citilink menyarankan penumpang untuk menghubungi call center di 0804 1 080808, atau customer service di bandara setempat. “Untuk lebih jelas, detail penerbangan yang terkena dampak dari erupsi Gunung Raung bisa dilihat di website www.citilink.co.id,” kata Albert.

    URSULA FLORENE SONIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.