Bandara Banyuwangi Akhirnya Ditutup Total

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lava pijar dan asap solfatara menyembur dari Gunung Raung terlihat dari Desa Sumber Arum, Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, 4 Juli 2015. Pada Jumat, 10 Juli 2015 dini hari, lima bandara  ditutup akibat pengaruh penyebaran debu vulkanik Gunung Raung. ANTARA/Budi Candra Setya

    Lava pijar dan asap solfatara menyembur dari Gunung Raung terlihat dari Desa Sumber Arum, Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, 4 Juli 2015. Pada Jumat, 10 Juli 2015 dini hari, lima bandara ditutup akibat pengaruh penyebaran debu vulkanik Gunung Raung. ANTARA/Budi Candra Setya

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Bandar Udara Blimbingsari Banyuwangi, Jawa Timur, akhirnya ditutup total hari ini. Itu setelah otoritas bandara mengumumkan perpanjangan penutupan mulai 07.00-12.00 WIB menjadi hingga pukul 16.00 WIB.

    Kepala Bandara Blimbingsari, Sigit Widodo, mengatakan, hal itu karena bandara masih terpapar abu vulkanik Gunung Raung. "Kami terus mengobservasi pengaruh abu vulkanik terhadap kondisi bandara," kata Sigit kepada wartawan, 10 Juli 2015.

    Baca juga:
    Kisah  Tragis Ayu dan Belasan Gadis yang Dibawa ke Hotel, Dijebak
    Kagumi Indonesia, Manny Pacquiao ke Rumah Mbah Marijan
     

    Selain tiga sekolah pilot, Bandara Blimbingsari sejatinya melayani penerbangan rute Banyuwangi-Surabaya PP oleh maskapai Garuda Indonesia dan Wings Air. Setiap harinya Bandara Blimbingsari beroperasi mulai pukul 07.00-16.00 WIB.

    Sigit belum memastikan sampai kapan Bandara Blimbingsari ditutup. Pembukaan atau penutupan bandara untuk esok hari, akan diumumkan paling lambat Jumat malam nanti.

    Kedua maskapai penerbangan akhirnya mengembalikan uang tiket penumpang. Sebab ada 70 penumpang Garuda Indonesia yang telah membeli tiket rute Banyuwangi-Surabaya. Sedangkan maskapai Wings Air ada 50 penumpang yang membeli tiket.

    Pudjo Sudono, salah satu penumpang, mengatakan dirinya sudah membeli tiket Banyuwangi-Surabaya-Balikpapan sejak lima hari lalu. Dia mengaku tidak mempermasalahkan dengan penutupan bandara tersebut. "Namanya alam, ya harus diterima," katanya.

    Pudjo terpaksa menggunakan kereta api menuju Surabaya pada malam nanti.

    IKA NINGTYAS

    Baca juga:
    Pastikan Kematian Angeline, Margriet Injak Kaki dan...
    Pria Sydney Akhirnya Bongkar Peran Putri Margriet


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.