Menteri Gobel: Ada yang Menginginkan Kelangkaan Barang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel memantau kondisi bawang merah yang terdapat pada Gudang Bulog di Jakarta, 27 Juni 2015. ANTARA/Vitalis Yogi Trisna

    Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel memantau kondisi bawang merah yang terdapat pada Gudang Bulog di Jakarta, 27 Juni 2015. ANTARA/Vitalis Yogi Trisna

    TEMPO.CO, Jakarta: Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mensinyalir ada pihak-pihak tertentu yang menginginkan kelangkaan barang terjadi agar dapat meraup untung lebih besar. Dia mengaku mendapat cerita dari petani daerah tentang upaya pengurangan suplai barang.


    "Ada beberapa petani di Sukabumi yang mengirim barangnya ke pasar Jakarta, tapi truknya disuruh pulang. Di situ saya langsung melihat ada upaya pengurangan suplai," kata Gobel saat mengikuti peresmian gerak 'Ayo Belanja di Pasar Rakyat' di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis, 9 Juli 2015.


    Baca juga:
    Klorin di Pembalut Wanita, Daftar Merek, dan Reaksi Produsen


    Christopher Burns, Orang Sydney  yang Merasa Dikecoh Putri Margriet


    Untuk itu, ia meminta Bulog untuk betul-betul menjalankan perannya sebagai penyangga yang memastikan stok barang aman tersalurkan ke pedagang-pedagang pasar.


    Ia juga mengatakan akan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengawal truk-truk yang membawa bahan pokok. "Supaya tidak diganggu di tengah jalan, juga tak dikuasai para tengkulak yang mau mengontrol suplai," kata pemilik PT Panasonic Gobel Indonesia ini.


    Sementara Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman mengatakan telah menghubungi Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso terkait pembasmian preman dan mafia sembako. Ia ingin pasar menjadi aman dan murah supaya masyarakat tak lagi enggan belanja di pasar tradisional.

    "Saya sudah berkomunikasi dengan Kepala BIN untuk meningkatkan kemampuan intelijen di bidang ekonomi," kata dia di acara yang sama.


    Irman tak ketinggalan mengapresiasi langkah Gobel yang mengupayakan berbagai operasi pasar untuk menekan harga. Menurut dia, penting untuk mencegah pergerakan mafia dan preman sembako yang suka memainkan stok agar harga melambung tinggi.

    "Harus kita basmi begal-begal dan mafia sembako ini," kata dia. Ia ingin memastikan pasar aman dan harganya terjangkau supaya masyarakat tak lagi enggan berbelanja di pasar tradisional.

    URSULA FLORENE SONIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?