RSUD Sumbawa Terima Bantuan Alat Kesehatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alat kesehatan yang akan digunakaan untuk rumah sakit umum daerah kota Tangerang  di kawasan Cikokol, Tangerang, Banten, Kamis (19/9). Pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit di Banten pada tahun 2009 menelan dana sebesar Rp 44 miliar. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Alat kesehatan yang akan digunakaan untuk rumah sakit umum daerah kota Tangerang di kawasan Cikokol, Tangerang, Banten, Kamis (19/9). Pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit di Banten pada tahun 2009 menelan dana sebesar Rp 44 miliar. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan ke Rumah Sakit Umum Daerah di Sumbawa Besar.

    Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar mengatakan pemberian bantuan alat kesehatan tersebut menjadi komitmen perseroan mendukung peningkatan kesehatan di Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya di Sumbawa.

     

    “Kami berharap bantuan ini dapat melengkapi fasilitas dan layanan kesehatan di RSUD Sumbawa sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat lebih baik lagi,” kata Royke di Sumbawa, Rabu (8 Juli 2015).

     

    Adapun, penyerahan bantuan senilai Rp100 juta tersebut diterima Direktur RSUD Sumbawa Dr. Selvi dan disaksikan oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo di Universitas Teknologi Sumbawa, NTB.

     

    Sebelumnya, Bank Mandiri juga membantu pengadaan mobil ambulance senilai Rp300 juta untuk mendukung perbaikan layanan RSUD Sumbawa sebagai salah satu rumah sakit rujukan di NTB.

     

    Pemberian bantuan Bank Mandiri, lanjut Royke, juga merupakan salah satu bagian dari upaya Bank Mandiri memberikan nilai tambah yang lebih baik bagi masyarakat.

    “Sebagai bank terbesar milik negara, selain menjalankan bisnis di bidang keuangan, Bank Mandiri juga berfungsi sebagai agent of development bagi masyarakat sekitar sehingga dapat terus meningkatkan peran dalam memakmurkan negeri,” ujar Royke.

     

    Penyerahan bantuan alat kesehatan ini juga menjadi salah satu implementasi program bina lingkungan Bank Mandiri. Saat ini, program bina lingkungan Bank Mandiri dilaksanakan melalui tiga pilar utama, yang diawali dengan pencapaian kemandirian edukasi dan kewirausahaan melalui pelaksanaan program Wirausaha Muda Mandiri dan Mandiri Peduli Pendidikan. Tujuannya,  untuk menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.

     

    Pilar selanjutnya, emiten berkode saham BMRI ini juga membentuk komunitas mandiri melalui pelaksanaan program Mandiri Bersama Mandiri yang bertujuan untuk membina kelompok masyarakat atau komunitas secara terintegrasi dalam hal kapasitas, infrastruktur, kapabilitas, dan akses.

    Pilar terakhir yakni literasi keuangan yang bertujuan untuk membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya keterampilan mengelola sumber daya keuangan untuk perencanaan hidup jangka panjang.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.