Efisiensi Logistik, Pengusaha Minta Akses Tol Laut Priok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan jalan Tol Tanjung Priok. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Pembangunan jalan Tol Tanjung Priok. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaku usaha logistik mendesak Pemerintah mempercepat penyelesaian akses jalan tol langsung pelabuhan Tanjung Priok untuk memberikan efisiensi dan menekan biaya logistik nasional.

    Ketua Umum DPP Asosiasi logistik dan forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, persoalan akses tol langsung Priok yang terkoneksi dengan Jakarta Outer Ring Road (JORR) sangat vital untuk segera dirampungkan.

    "Kita selalu ributin dwelling time di Priok,padahal ada yang lebih urgent soalinfrastruktur yakni percepatan akses toll langsung Priok itu,"ujarnya kepada Bisnis, disela-sela Berbuka Puasa bersama PT.Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (7 Juli 2015).

    Yukki mengatakan, jika akses tol pelabuhan Priok sudah rampung biaya logistik bisa ditekan terutama yang berasal dari bahan bakar minyak (BBM) pengangkutan/delivery. "Selama ini BBM merupakan komponen terbesar yakni mencapai lebih 40 persen dari cost operasional," paparnya.

    Dia mengatakan,pentingnya menyempurnakan infrastruktur utama maupun penunjang pelabuhan Priok sebab 70 persen aktivitas ekspor impor dikapalkan melalui pelabuhan Tanjung Priok.

    Yukki mengatakan, akses tol Priok yang dibiayai oleh pinjaman Japan International Coorporation Agency (JICA) ini dibangun untuk mempermudah alur distribusi barang dari dan ke pelabuhan Priok.

    Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan mengatakan, pengusaha truk pelabuhan sangat berharap akses tol langsung pelabuhan Priok itu bisa segera rampung dioperasikan.

    "Kerjakan dongg siang malam proyek itu supaya cepat selesai sebab infrastruktur ini sangat membantu performance logistiknasional," ujar Gemilang.

    Gemilang justru mengatakan, pengerjaan tol akses pelabuhan Priok terlihat lambat, bahkan disejumlah titik proyek seperti di Cakung Cilincing nyaris sudah tidak ada pengerjaan padahal proyek pembangunannya belum rampung.

    Akses tol langsung Pelabuhan Priok memili panjang 16,1 kilometer.Jalan tol ini terdiri dari beberapa ruas jalan yakni seksi E1 (rorotan-cilincing), seksi E2 (cilincing-jampea), dan seksi NS (Link simpang jampea-jl yos sudarso) dan seksi NS direct ramp.

    "Jumlah ritase truk pelabuhan akan naik dengan adanya infrastruktur jalan tol pelabuhan Priok itu," tuturnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.