Bangun Bandara Kulon Progo, Angkasa Pura I Tunggu Kasasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Virgin Air dilaporkan mendarat darurat akibat permasalahan di roda pendarat, sehingga kembali lagi ke Bandara Gatwick, London, Inggris dalam perjalanan menuju Las Vegas, Amerika. Terlihat pesawat begitu miring di landasan, London, Inggris, 29 Desember 2014. dailymail.co.uk

    Virgin Air dilaporkan mendarat darurat akibat permasalahan di roda pendarat, sehingga kembali lagi ke Bandara Gatwick, London, Inggris dalam perjalanan menuju Las Vegas, Amerika. Terlihat pesawat begitu miring di landasan, London, Inggris, 29 Desember 2014. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura I menganggap pengembangan bandara di Yogyakarta merupakan hal yang krusial. Meski begitu, Direktur Utama PT Angkasa Pura I Sulistyo Wimbo Hardjito memastikan pihaknya tetap menunggu putusan kasasi.

    Tahun ini, AP I belum bisa melakukan pembebasan tanah untuk membangun bandara baru di Kulon Progo, Yogyakarta."Tahun ini clear-lah tahun ini penyelesaiannya. Tapi masih panjang. Ada segelintir penduduk yang enggak setuju", katanya pada acara buka bersama Angkasa Pura I, Selasa 7 Juli 2015.

    Menurutnya, ada 200 penduduk yang tidak menyetujui pembangunan bandara yang terletak di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Selain itu, dukungan pemerintah daerah baik dari gubernur dan bupati turut meyakinkan pengembangan bandara di Yogyakarta.

    Seperti diketahui, Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung karena Majelis Hakim Tata Usaha Yogyakarta memutuskan izin penetapan lokasi (IPL) bandara harus dicabut.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.