IHSG Ditargetkan Naik Ke 4.930

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Indo Premier Securities memprediksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (8 Juli 2015) berada di  kisaran 4.895—4.930.

    Tim Riset Indo Premier Securities mengemukakan  indeks masih tertahan oleh minor trendline supportnya dengan volume yang tidak terlalu besar, stochastic di area netral dan MACD negatif.

    “Target kenaikan indeks pada level 4.930 kemudian 4.950 dengan support di 4.895 dan 4.870,” tulis Indo Premier Securities dalam risetnya yang diterima hari ini, Rabu (8 Juli 2015).

    Indo Premier Securities mengemukakan saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini adalah:



      • PTPP (1.055)



    Rekomendasi: BUY

    Candle dengan dukungan volume di atas VMA5 berhasil breakout EMA50 dan membentuk pola white opening marubozu yang merukan sinyal bullish continuation, stochastic bergerak di area overbought sedangkan MACD masih negatif. Target kenaikan harga pada level 4.000 kemudian 4.105 dengan support di 3.725, cut loss jika break 3.600.



      • WSKT (1.720)



    Rekomendasi: Sell On Strength

    Dengan volume besar, harga naik cukup tinggi hingga break upper-band. Stochastic overbought sementara MACD masih negatif. Untuk jangka pendek lebih baik profit taking dahulu dengan target 1.770 sementara support 1.690.



      • MLPL (680)



    Rekomendasi: Spec BUY

    Candle mampu menguat meskipun volume tipis. Stochastic keluar dari oversold sementara MACD masih negatif. Target harga 720, support 670, cut loss jika break 640.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.