Commonwealth-Ashmore Luncurkan Reksa Dana Saham

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria melintasi Bank Commonwealth Australia di Sydney, Senin (09/11). Bank Commonwealth Australia yang merupakan penyalur kredit terbesar kedua di negara tersebut. REUTERS/Daniel Munoz

    Seorang pria melintasi Bank Commonwealth Australia di Sydney, Senin (09/11). Bank Commonwealth Australia yang merupakan penyalur kredit terbesar kedua di negara tersebut. REUTERS/Daniel Munoz

    TEMPO.CO, Jakarta - Commonwealth Bank Indonesia menggandeng PT Ashmore Asset Management Indonesia meluncurkan produk reksa dana saham Ashmore Dana Ekuitas Nusantara dan Ashmore Dana Progresif Nusantara.

    Commonwealth Bank menawarkan dua produk tersebut melalui 91 cabang di 32 kota di Indonesia.

    Presiden Direktur Commonwealth Bank Indonesia Tony Costa mengatakan Commonwealth Bank dan Ashmore merupakan penyedia layanan keuangan terpercaya.

    "Kerja sama itu akan menyediakan rangkaian produk investasi yang lebih beragam untuk kebutuhan investasi jangka panjang nasabah," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Selasa (7 Juli 2015).

    Dana progresif nusantara, lanjutnya, telah memenangkan Best Mutual Award 2015 untuk kategori reksa dana saham dengan dana kelolaan atau asset under management (AUM) lebih dari Rp1 triliun dari salah satu lembaga penyedia informasi dan riset pasar modal.

    Reksa dana ini fokus pada saham berkapasitas kecil atau small cap ini sebesar 50,95% produk ini diinvestasikan di emiten dengan market cap kurang dari Rp30 triliun.

    Total dana kelolaan reksa dana ini senilai Rp2,97 triliun dengan jumlah unit penyertaan 2,2 miliar. Harga per unit Rp1.325,23 dengan minimal pembelian awal Rp200.000 dan biaya pembelian maksimal 2%.

    Kemudian minimal pembelian selanjutnya Rp100.000 dan minimal penjualan kembali Rp100.000. Biaya penjualan kembali kurang dari 1 tahun maksimal 2% antara 1-2 tahun maksimal 2% dan lebih dari 2 tahun 0%.

    Sementara itu, dana ekuitas nusantara berfokus pada saham large cap dengan market cap lebih dari Rp30 triliun. "Kedua produk ini ditujukan untuk keuntungan jangka panjang dengan investasi apda sekuritas saham," kata Tony.

    Total dana kelolaan reksa dana ini senilai Rp1,4 triliun dengan jumlah unit penyertaan 1,1 miliar. Harga per unit Rp1.217,03 dengan minimal pembelian awal Rp200.000 dan biaya pembelian maksimal 2%.

    Kemudian minimal pembelian selanjutnya Rp100.000 dan minimal penjualan kembali Rp100.000 Biaya penjualan kembali kurang dari 1 tahun maksimal 2%, antara 1-2 tahun maksimal 2% dan lebih dari 2 tahun 0%.

    Arief Wana, Director Ashmore Asset Management Indonesia menuturkan kemitraan dengan Commonwealth Bank Indonesia merupakan langkah penting bagi komitmen Ashmore untuk memperluas dan memperkenalkan reksa dana Ashmore sebagai salah satu instrumen investasi yang unik bagi masyarakat.

    Model bisnis dari Commonwealth Bank Indonesia yang relatif berbeda dengan agen penjual lainnya akan menjadi modal yang kuat pada jaringan distribusi Ashmore saat ini.

    "Sebagai salah satu bank yang memiliki pangsa pasar di seluruh lapisan masyarakat, Commonwealth Bank Indonesia dan Ashmore memiliki visi yang sama untuk membangkitkan potensi investasi, tidak hanya pada individu dan institusi berskala besar namun juga pada usaha kecil dan menengah," tutur Arief.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?