Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Siap Sambut 90 Ribu Pemudik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas periksa kelengkapan surat kendaraan pemudik arus balik sebelum naik ke KM Ciremai, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jateng, 2 Agustus 2014. ANTARA/R. Rekotomo

    Petugas periksa kelengkapan surat kendaraan pemudik arus balik sebelum naik ke KM Ciremai, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jateng, 2 Agustus 2014. ANTARA/R. Rekotomo

    TEMPO.COJakarta - Mendekati Idul Fitri dua pekan lagi, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, kian mengintensifkan sarana dan prasarana di terminal penumpang guna menyambut lonjakan arus mudik. Diperkirakan, jumlah pemudik di pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) itu mencapai 90.717 tahun ini.

    “Seluruh fasilitas guna menunjang kenyamanan para pemudik sudah kami persiapkan,” ucap General Manager Pelindo III Cabang Tanjung Emas Tri Suhardi dalam keterangan resmi Pelindo III, Senin, 6 Juli 2015.

    Tri menjelaskan, tahun ini, Pelindo III bersama Kementerian Perhubungan, PT Pelni (Persero), dan Perum DAMRI juga menyediakan angkutan lanjutan bagi para pemudik yang menggunakan kapal. “Kami sediakan enam bus dengan empat rute berbeda bagi para pemudik di sekitar wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.

    Bus gratis itu mengantarkan pemudik ke beberapa tujuan, yakni Pati, Pemalang, Wonosobo, Solo, dan Yogyakarta. Pelabuhan Tanjung Emas juga terhubung dengan jalur BRT (Bus Rapid Transit). Jadi pemudik yang berdomisili di sekitar Semarang bisa memanfaatkannya, dengan jadwal keberangkatan setiap 15 menit.

    Adapun lonjakan pemudik di Pelabuhan Tanjung Emas sendiri diperkirakan terjadi pada H-5 Lebaran.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.