Berita Sorotan Investor Hari Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pialang mengamati pergerakan saham di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (30/5). ANTARA/Prasetyo Utomo

    Seorang pialang mengamati pergerakan saham di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (30/5). ANTARA/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Samuel Sekuritas Indonesia mengemukakan sejumlah berita dari dalam dan luar negeri menjadi sorotan pasar pada hari ini, Selasa 7 Juli 2015.

    Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta, dalam risetnya, mengatakan berita yang disoroti tersebut adalah:

    Berita global


    • ECB mempertahankan bantuan likuiditasnya kepada perbankan Yunani. Bank-bank Yunani masih ditutup pada Selasa dan Rabu. (Antara)

    • IMF mengatakan pada Senin bahwa pihaknya siap sedia membantu Yunani jika diperlukan untuk melakukannya. (Antara)

    • Yanis Varoufakis mundur dari jabatan Menteri Keuangan Yunani Senin kemarin, dengan alasan bahwa keberadaannya akan mempersulit tercapainya kesepakatan antara Yunani dan pemberi kredit. (Bloomberg)

    • Markit Services PMI AS tidak berubah di 54,8. (Bloomberg)

    • ISM Non-Manf. Composite AS naik ke 56 dari 55,7. (Bloomberg)


    Berita domestik


    • Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mentargetkan pembahasan Rancangan Undang-Undang Jaring Pengaman Sistem Keuangan akan selesai pada Oktober. (Antara)

    • Kementerian keuangan menganggarkan Rp290 triliun untuk belanja infrastruktur di 2016. Peningkatan belanja terutama akan ditopang oleh kenaikan pendapatan pajak. (Bloomberg)

    • Bank Indonesia menyatakan tidak khawatir terkait dampak krisis Yunani terhadap perekonomian domestik, karena hal tersebut sudah diantisipasi oleh banyak pihak sebelumnya. BI mengaku siap melakukan intervensi menggunakan cadangan devisa secara terukur. (Antara)

    • Bank Indonesia memproyeksikan penambahan kredit 1% sepanjang 2015 dari kebijakan Giro Wajib Minimum.


    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.