Tahun 2016, Anggaran Transfer Daerah dan Desa Akan Lebih Besar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang Rupiah. TEMPO/Imam Sukamto

    Ilustrasi mata uang Rupiah. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggaran transfer daerah dan dana desa akan lebih besar daripada anggaran kementerian/lembaga tahun depan. Peningkatan signifikan dana alokasi khusus (DAK) menjadi penyebabnya.

    Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan terdapat empat perubahan mendasar alokasi DAK.

    Pertama, DAK terbagi menjadi DAK fisik dan nonfisik dari semula hanya DAK fisik. Kedua, pengalihan beberapa dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang dikelola K/L menjadi DAK.

    Ketiga, peningkatan pagu DAK lebih dari 4 kali lipat dari pagu DAK 2015. Keempat, tata cara pengalokasian DAK yang tahun-tahun sebelumnya bersifat top-down berubah menjadi bersifat bottom-up dengan memperhatikan usulan daerah yang sesuai dengan prioritas nasional.

    "Saya berharap rapat koordinasi ke depan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mewujudkan reformulasi DAK yang sesuai dengan Nawacita, prioritas nasional, dan kebutuhan daerah,” ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan  Kemenkeu Boediarso Teguh Widodo.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).