Kursi dari Batang Pohon Kelapa Naik Daun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melintas di antara pohon kelapa yang terdapat di pantai Soge di Desa Sidomulyo, Ngadirojo, Pacitan, Jawa Timur, (24/5). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pengunjung melintas di antara pohon kelapa yang terdapat di pantai Soge di Desa Sidomulyo, Ngadirojo, Pacitan, Jawa Timur, (24/5). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Produk kerajinan kursi dari batang pohon kelapa yang dihasilkan pengrajin di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, saat ini banyak diminati masyarakat, termasuk dari luar daerah. 

    Menurut Andy Juki, salah satu pengrajin kursi batang pohon kelapa asal Kelurahan Saloloang, Kabupaten Penajam Paser Utara, yang dihubungi Kamis, 2 Juli 2015, banyak batang pohon kelapa yang dulu hanya dibuang sekarang dapat dimanfaatkan untuk produk kerajinan, terutama kursi.

    "Selain buahnya, ternyata masih banyak yang dapat dimanfaatkan dari pohon kelapa. Salah satunya adalah batang pohon kelapa juga dapat diolah menjadi bahan kerajinan perlengkapan rumah tangga," kata Andy.

    Salah satu produk buatan Andy Juki adalah jenis kerajinan kursi berbahan batang kelapa yang menarik perhatian Wakil Bupati Penajam Paser Utara Mustaqim. Selama ini, Andy melanjutkan, di lingkungannya banyak batang pohon kelapa dari tanaman yang sudah tidak produktif, kemudian hanya ditebang dan dibuang oleh warga.

    Padahal, jika dikelola menjadi kursi, hasilnya sangat menarik dan memiliki nilai jual tinggi. "Mulanya kami coba-coba menekuni kerajinan ini. Hasilnya, alhamdulillah, dari waktu ke waktu usaha kami terus meningkat hingga saat ini. Kursi berbahan batang kelapa juga banyak peminatnya. Terbukti, mereka yang memesan untuk dibuatkan cukup banyak hingga dari luar Penajam," tutur Andy.

    Ia berharap kerajinan dari batang pohon kelapa dapat menjadi contoh dan ikon bagi Kabupaten Penajam Paser Utara. Sebab, secara kualitas tidak kalah dengan kursi yang ada di pasaran selama ini.

    "Kerajinan berbahan batang kelapa ini sekarang masih jarang ada. Untuk itu, kami berharap pemerintah daerah memberikan perhatian dan bisa menjadikannya sebagai produk unggulan serta ikon daerah," ucapnya.

    Wakil Bupati Penajam Paser Utara Mustaqim mengungkapkan dia tidak menyangka sebuah batang pohon kelapa dapat disulap menjadi kerajinan kursi dengan kualitas menarik dan bernilai jual tinggi. "Ini merupakan kreativitas yang patut kita contoh. Sebenarnya masih banyak potensi lain di Penajam Paser Utara yang dapat kita manfaatkan menjadi sebuah produk unggulan jika masyarakat mau melakukannya, seperti yang dilakukan Andy Juki," ujar Mustaqim.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.