Agus Prabowo Dilantik Sebagai Kepala LKPP  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua petugas saat menjelaskan cara penggunaan program Whistleblower System, program baru yang diluncurkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), di Jakarta, Senin (30/4). TEMPO/Imam Sukamto

    Dua petugas saat menjelaskan cara penggunaan program Whistleblower System, program baru yang diluncurkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), di Jakarta, Senin (30/4). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago melantik Agus Prabowo menggantikan Agus Rahardjo menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Sebelumnya, Agus menjabat Deputi Sumber Daya Manusia/Kepegawaian LKPP.

    Sementara Agus Rahardjo dikabarkan mendaftar sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.

    Andrinof berharap Agus dapat menjalankan visi-misi LKPP sebagai lembaga yang bisa menyediakan jasa dan barang pemerintah yang efisien dan efektif. "Sesuai yang diperintahkan presiden," ujar Andrinof saat melantik Agus Prabowo di kantornya, Jumat, 3 Juli 2015.

    Selain itu, Andrinof juga berharap Agus memfokuskan diri merevisi Peraturan Presiden Tentang Penyediaan Barang dan Jasa Pemerintah. Salah satunya adalah perbaikan sistem e-commerce

    Kepala LKPP yang baru, Agus Prabowo mengutarakan rasa syukurnya karena dipercaya menjalani mandat ini. "Saya bersedia dan berterima kasih atas kepercayaannya," ujar Agus.

    Agus mengatakan upaya perbaikan dan pematangan sistem e-commerce, e-perchasing, dan e-catalog akan menjadi tugas pertamanya.

    Selain transparansi, penghematan anggaran belanja menjadi tujuan utama. Agus mengatakan niscaya sistem ini bisa menghemat belanja negara minimum 10 persen. "Sebenarnya, masih banyak yang akan diperbaiki, tapi akan dipelajari dulu karena saya masih baru," ujar dia.

    Selain Agus, Andrinof juga melantik Salusra Widya sebagai Sekretaris Utama LKPP. Sarah Sadiqa didapuk menjadi Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Sistem Evaluasi Sistem Informasi LKPP dan Robin Asad Suryo sebagai Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP.

    ANDI RUSLI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).