Sambangi Menteri Rini, Ahok Bahas Proyek Kereta Ringan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Light Rail Transit (LRT). (Ilustrasi: TEMPO/Indra Fauzi)

    Ilustrasi Light Rail Transit (LRT). (Ilustrasi: TEMPO/Indra Fauzi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama menemui Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno. Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan pertemuan ini untuk membahas proyek kereta ringan atau light rail transit (LRT).

    "Kita bahas LRT dalam kota supaya terintegrasi dengan moda transportasi termasuk Adhi Karya," kata Ahok di Kementerian BUMN, Jakarta, 2 Juli 2015.

    Menurut Ahok, perlu dilakukan koordinasi dengan Adhi Karya untuk penyamaan layer dan sistem signaling. "Supaya kereta kita bisa saling satu jaringan. Ini kan bukan jalan mobil," kata mantan politikus Gerindra itu.

    Pemerintah DKI Jakarta berniat membangun tujuh rute kereta ringan dengan depo utama berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tujuh rute yang akan dibangun itu adalah Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 kilometer), dan Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km).

    Sementara sisanya yakni Joglo-Tanah Abang (11 km), Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km). Pesing-Kelapa Gading (20,7 km), Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 km), dan Cempaka Putih-Ancol (10 km).

    SINGGIH SOARES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.