2016, Pulau Kangean Miliki Bandar Udara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bandara. TEMPO/Prima Mulia

    Ilustrasi Bandara. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Sumenep--- Setelah meresmikan pengeoperasian Bandara Trunojoyo. Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, membuka bandar udara baru di Pulau Kangean. "Lokasinya di Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Mohammad Fadilah, Rabu, 1 Juli 2015.

    Persiapan bandara kangean ini, kata Fadilah, sudah mencapai 50 persen. Pemerintah sudah berhasil membebaskan lahan untuk bandara seluas 18 hektar. "Lahan sudah dibebaskan, harga sudah disepakati dengan pemilik lahan, jadi tinggal pembayaran saja," ujar dia.

    Fadilah juga menepis kabar yang menyebutkan lokasi bandara di Desa Paseraman tidak bagus. Menurut dia, penetapan lokasi bandara tersebut sudah melalui feasibility study dan telah disetujui oleh Dirjen Perhubungan Laut dan Udara, Kementrian Perhubungan.

    Bandara Kangean hanya bisa digunakan oleh penerbangan perintis nantinya. "Meski sudah disetujui Kemenhub, karena ini bandara baru tetap perlu uji kelayakan sebelum mendapat izin operasional," kata dia lagi.

    Melihat segala persiapan berjalan tanpa kendala berarti, Fadilah yakin pembangunan runway dan bangunan pendukungnya akan rampung akhir tahun 2015. Maskapai Penerbangan Susi Air sudah bersedia melayani rute Sumenep-Kangean tersebut. "Tahun 2016, kami target bandara ini sudah beroperasi," pungkas dia.

    MUSTHOFA BISRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.