ISMI Rintis UKM Syariah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Industri rumahan / Usaha Kecil Menengah. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Industri rumahan / Usaha Kecil Menengah. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Makassar - Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) diharapkan bisa mendorong terwujudnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) berbasis syariah. Ketua ISMI Sulawesi Selatan Yusran Paris menjelaskan, tujuan pembentukan ISMI di Sulawesi Selatan tidak lain untuk menghimpun seluruh potensi pengusaha muslim dalam rangka pengembangan perekonomian yang berbasis syariah. "ISMI akan menggarap potensi pengusaha muslim, khususnya di Sulawesi Selatan," katanya seusai menggelar pertemuan dengan Ketua DPRD Sulawesi Selatan Mohammad Roem, Selasa, 30 Juni 2015.

    Menurut Yusran Paris, UMKM tidak bisa hanya mengandalkan proteksi dari pemerintah dalam menghadapi persaingan yang kian terbuka. Misalnya Masyarakat Ekonomi ASEAN yang akan dimulai tahun depan. Untuk itu, diperlukan kemandirian dan daya saing. "UMKM adalah bagian penting dalam perekonomian nasional. Makanya ISMI diharapkan mampu menggarap UMKM agar bisa membantu pemerintah dalam sektor perekonomian yang semakin lesu," tutur Yusran.

    Khusus di Sulawesi Selatan, lanjut Yusran Paris, kepengurusan ISMI akan dilantik pada 8 Agustus mendatang. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan dialog yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional. "Pengurus ISMI cukup banyak karena ada bidang-bidangnya," ucapnya.

    Sementara itu, Ketua DPRD Sulawesi Selatan Mohammad Roem berharap kehadiran ISMI di Sulawesi Selatan bisa membantu pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mengurangi beban masyarakat. "Apalagi lahir di saat ekonomi masyarakat tidak stabil," jelasnya.

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.