Tanah Terluas di Dunia Akan Dijual, Ada WNI Ikut Menawar?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Bullo River Station

    AP/Bullo River Station

    TEMPO.COJakarta - Jika Anda memiliki uang menganggur sejumlah US$ 325 juta, atau sekitar Rp 433 triliun, mungkin tawaran berikut ini patut Anda pertimbangkan. Segera dijual: tanah pribadi terluas di dunia dengan luas 11 juta hektare yang berlokasi di Australia. Luas tanah ini setara dengan 75 persen luas wilayah Inggris.

    Tawaran itu terdengar gila dan bombastis, tapi, jangan salah, seperti ditulis Newser.com pada Minggu, 28 Juni 2015, tanah tersebut milik perusahaan peternakan sapi S. Kidman and Co yang didirikan Sir Sidney Kidman pada 1899. Perusahaan itu sekarang menjadi produsen daging sapi terbesar di Australia dengan jumlah sapi ternak mencapai 185 ribu ekor.

    Tanah, yang difungsikan sebagai peternakan, yang akan dijual itu membentang dari wilayah selatan Australia, Queensland, Australia Utara, dan Australia Barat. Sejumlah informasi menyebutkan saat ini sudah ada sejumlah calon pembeli yang menawar tanah tersebut. Beberapa penawar berasal dari Australia sendiri, Cina, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Swiss, Afrika Selatan, dan bahkan dikabarkan ada peminat asal Indonesia. Namun belum ada bocoran nama para peminat tersebut.

    Rencananya, pada Agustus nanti, pemilik tanah mengundang para penawar untuk melakukan tur meninjau tanah tersebut menggunakan pesawat. Dikabarkan, saking luasnya, setidaknya dibutuhkan waktu satu pekan penuh untuk meninjau tanah ini dari udara.

    Menurut Independent, tanah ini dijual melalui agen Ernst & Young Australia Selatan. Managing Partner Ernst & Young setempat, Don Manifol, mengatakan 98 persen saham tanah ini dikuasai generasi kelima keluarga yang memiliki perusahaan S. Kidman and Co.

    Menurut Don, "Tanah ini aset yang potensial untuk bisnis peternakan, bebas dari utang, dan tingkat produksinya selalu konsisten." Penjualan tanah ini, dia menambahkan, akan melibatkan pemerintah federal setempat. Sebab, pemerintah ingin bisnis peternakan di sana tetap berjalan meski telah berganti pemilik.

    NEWSER | INDEPENDENT | PRAGA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.