Ekonomi Memburuk, JK Bela Menteri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla berpidato saat acara pembukaan konferensi Indonesia Green Infrastructur Summit 2015 di Jakarta, 9 Juni 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Wakil Presiden Jusuf Kalla berpidato saat acara pembukaan konferensi Indonesia Green Infrastructur Summit 2015 di Jakarta, 9 Juni 2015. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COJakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan memburuknya keadaan ekonomi Indonesia saat ini bukan hanya karena lambatnya kinerja jajaran menteri ekonomi dalam Kabinet Kerja. Menurut dia, faktor eksternal juga mempengaruhi gonjang-ganjing perekonomian di Indonesia.

    "Masalah ekonomi itu bukan hanya soal kerja kabinet, tapi juga dipengaruhi masalah dari luar," kata Kalla di kantornya, Kamis, 25 Juni 2015. "Bahwa kabinet harus lebih baik. Ya pasti, kami usahakan itu."

    JK mengakui, dalam evaluasi kabinet yang dilakukan pekan kemarin, jajaran menteri ekonomi yang paling disorot. Menurut JK, dalam beberapa bulan terakhir sejak Kabinet Kerja dibentuk, kerja kementerian belum maksimal. "Memang banyak yang harus didorong peningkatannya."

    JK masih enggan menjelaskan siapa nama menteri yang kinerjanya berada di bawah normal. Pemerintah masih menerima masukan dari berbagai pihak terkait dengan kinerja para menteri ekonomi, khususnya dari pengusaha.

    "Tapi tetap saja, kalau para pengusaha itu mengusulkan adanya perombakan menteri ekonomi dalam kabinet, pemerintah yang akan menentukan," tuturnya.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.