Waspadai Merica Palsu Mengandung Semen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan bumbu dapur merica palsu di Pasar Bitingan, Jati, Kudus, Jawa Tengah, 19 Juni 2015. ANTARA/Yusuf Nugroho

    Petugas menunjukkan bumbu dapur merica palsu di Pasar Bitingan, Jati, Kudus, Jawa Tengah, 19 Juni 2015. ANTARA/Yusuf Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan Kota Depok mengimbau warga untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi merica seiring maraknya peredaran merica palsu.

    Kepala Seksi Pengawasan Obat dan Makanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Sih Mahayanti memastikan Kota Depok hingga saat ini masih aman dari peredaran merica palsu.

    Menurutnya, setelah beredar informasi merica palsu, Dinkes Kota Depok mengimbau konsumen cerdas memilih, meskipun terlihat bersih dan bagus dari segi kemasan tetapi belum tentu aman.

    "Kami tidak mengharapkan merica palsu beredar, namun bukan tidak mungkin peredaran merica palsu bisa sampai ke Depok. Maka, selektiflah dalam berbelanja,” ujarnya Kamis (25 Juni 2015).

    Dia menjelaskan peredaran merica atau lada putih di beberapa daerah yang diduga terbuat dari bahan baku semen membuat masyarakat resah. Musababnya, merica atau lada merupakan salah satu bahan baku utama yang digunakan masyarakat untuk membuat segala jenis makanan.

    Informasi dihimpun, butiran merica palsu ini telah beredar di beberapa daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Garut, Surabaya, Klaten, Bondowoso dan beberapa daerah lainnya.

    Dia juga meminta agar masyarakat lebih teliti dalam memilih merica dan bahan pokok lainnya guna mengantisipasi masuknya merica palsu yang dikonsumsi. Hal ini karena kandungan semen yang ada di dalamnya, dapat merusak jaringan organ tubuh dan dapat menyebabkan kematian.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.