Pemerintah Akan Membuka Toko Murah, Bulog Jadi Operator  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pemilik toko melayani pembayaran dari seorang pembeli hiasan natal di Pasar Asemka, Jakarta, (17/12). Pasar Asemka menjadi pilihan bagi umat kristiani untuk membeli sejumlah hiasan natal dengan harga murah menjelang hari Raya Natal 2014. TEMPO/Seto Wardhana

    Seorang pemilik toko melayani pembayaran dari seorang pembeli hiasan natal di Pasar Asemka, Jakarta, (17/12). Pasar Asemka menjadi pilihan bagi umat kristiani untuk membeli sejumlah hiasan natal dengan harga murah menjelang hari Raya Natal 2014. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan membuka toko murah yang menjual komoditi pangan seperti beras, gula, bawang, minyak goreng dan cabai agar tidak lagi terjadi lonjakan harga di pasar.

    "Ke depan, pemerintah akan membuka toko murah di seluruh Indonesia dan akan berlangsung sepanjang tahun," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada saat operasi pasar di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis, 24 Juni 2015.

    Dengan toko murah ini, dia mengatakan pemerintah tidak perlu lagi melakukan operasi pasar pada hari-hari besar keagamaan.

    Dia mengatakan toko murah ini merupakan hasil sinergi dari beberapa instansi dan kementerian, seperti Bulog, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN.

    Dalam pelaksanaannya, Bulog bertindak sebagai operator toko murah itu. Sementara Kementerian Perdagangan memantau harga, Kementerian Perhubungan memastikan pasokan bahan pertanian sampai tepat waktu dan Kementerian Pertanian menjaga produksi produk.

    Ketua Komisi IV Edy Prabowo mendukung pemerintah untuk membuka toko murah tersebut agar harga kebutuhan sembako stabil sepanjang tahun.

    Dia mengatakan pada Oktober akan dibentuk lembaga pangan untuk semua komuditas bahan pokok.

    "Dengan lembaga ini, maka harga bahan pokok tidak akan dilepaskan ke pasar, sehingga harganya stabil," kata dia.

    Dia juga menginginkan pemerintah untuk menjaga cadangan beras yang sekarang semakin menipis.

    ANTARA

     


     


     


     




     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.