Logistik, Pebisnis Tantang Komitmen Bersama Pemerintah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menteri BUMN, Rini M. Soemarno, Menko Perekonomian, Sofyan Djalil dan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel saat blusukan ke gudang Badan Urusan Logistik di Kelapa Gading, Jakarta, 25 Februari 2015. Tempo/Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menteri BUMN, Rini M. Soemarno, Menko Perekonomian, Sofyan Djalil dan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel saat blusukan ke gudang Badan Urusan Logistik di Kelapa Gading, Jakarta, 25 Februari 2015. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki N Hanafi meyakini efektivitas  biaya logistik dapat terwujud apabila ada komitmen bersama dari pemerintah dan pelaku logistik menuntaskan faktor pendorong tingginya biaya logistik.

    Persentase penurunan hingga 19%, terangnya, bisa dilakukan secara bertahap selama empat atau lima tahun. Sebelumnya, pemerintah menargetkan akan berusaha menurunkan biaya logistik mencapai 19% dari PDB tahun ini hingga sampai 16% pada 2019.

    "Bisa juga dalam setahun atau dua tahun bisa diturunkan. Masalahnya kita berani sama-sama punya komitmen tidak. Kami bersedia buka demi kebaikan bersama," ujarnya, Selasa, 23 Juni 2015.

    Menurutnya, saat ini biaya logistik di Indonesia telah mencapai 26% dari PDB akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), kenaikan upah buruh dan tarif listrik, penurunan kegiatan ekonomi, dan inflasi. Dia berpendapat biaya logistik bisa ditekan sekitar 5% dalam empat atau lima tahun akan mendorong pertumbuhan ekonomi sekitar 0,8%-1%.

    "Dipastikan kembali pemerintah harus mencanangkan reformasi di bidang logistik secara menyeluruh, bukan parsial. Jangan hanya dwelling time saja," katanya.

    BISNIS

     

     

     

     



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.