Metrologi Menjamin Tera Ulang SPBU Lebih Intensif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengangkat tuas selang pengisi bahan bakar gas Liquified Gas for Vehicle (LGV) Vigas ketika uji coba di SPBU Coco Gandaria, Jakarta Timur, 18 Februari 2015. Tempo/Wisnu Agung Prasetyo

    Petugas mengangkat tuas selang pengisi bahan bakar gas Liquified Gas for Vehicle (LGV) Vigas ketika uji coba di SPBU Coco Gandaria, Jakarta Timur, 18 Februari 2015. Tempo/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Viktor Daud mengatakan pihaknya menjamin ketepatan ukuran di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menghadapi bulan Ramadhan.

    "Kami terus melakukan tera ulang semua SPBU di Sulut guna menjamin ketepatan ukuran SPBU kepada masyarakat guna menghadapi Lebaran," kata Viktor, di Manado, Rabu, 24 Juni 2015.

    Jelang perayaan hari besar keagamaan, kata Viktor, biasanya akan ada peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) sehingga tera ulang SPBU lebih intensif kami lakukan," jelasnya.

    Namun, ia mengatakan, jika masih terdapat takaran atau timbangan tidak sesuai, berarti kembali pada akhlak pihak yang tidak bertanggung jawab itu.

    Metrologi, katanya, selalu melakukan tera ulang terhadap alat takaran SPBU dan timbangan sehingga masyarakat dan konsumen diharapkan tidak dirugikan.

    Terlebih UU No2/1981 tentang Metrologi Legal sudah jelas mengatur larangan dan sanksi hukum bagi mereka yang curang terhadap takaran maupun timbangan.

    Itu artinya, selain tera ulang secara berkala dan penegakan hukum, perlu pula didukung kesadaran masyarakat untuk jujur dalam berusaha.

    Walau begitu, ia tidak memungkiri jika pelaksanaan tera ulang ini belum maksimal. Hal ini terjadi lantaran keterbatasan SDM yang dimiliki, sementara cakupan yang harus ditera ulang sangat luas, termasuk menera ulang KWh PLN dan PDAM.

    ANTARA

     

     

     

     



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.