Ramadhan, Pembelanja Online Meningkat 30 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto: facebook.com.

    Foto: facebook.com.

    TEMPO.CO, Jakarta - Country Industry Head Google Inc Hengky Priatna menyatakan, minat masyarakat untuk berbelanja online saat Ramadhan meningkat hingga 30 persen dibanding pada saat hari-hari biasa.

    "45 persen dari konsumen yang berbelanja online aktif mencari kategori makanan dan minuman," kata Hengky dalam jumpa pers "Lebaran Belanja Online" di Jakarta, Selasa.

    Hengky menuturkan, selama tiga tahun terakhir, perkembangan belanja online di Indonesia berkembang sangat pesat.

    "Traffic paling banyak mengakses sekitar pukul 03.00 sampai pukul 05.00 WIB, saat sahur meningkat hingga 152 persen. Kebalikannya, orang mengakses e-commerce saat buka menurun," kata Hengky.

    Trend hijab, kata Hengky, juga menjadi penyumbang terbesar meningkatnya traffic berbelanja.

    "Pencarian tentang hijab memuncak saat ramadhan, dan itu kian meningkat sejak 2011. Kategori lain yang banyak dicari adalah kecantikan, musik, doa dan tradisi," katanya.

    Hengky menambahkan, 82 persen konsumen mengakses belanja online melalui perangkat ponsel.

    "Peningkatannya hingga 82 persen orang yang mencari produk melalui ponsel. Dengan semakin canggih dan meningkatnya produk smartphone, saya kira kesadaran masyarakat Indonesia untuk berbelanja onine akan semakin meningkat."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.