Rachmat Gobel Menjamin Harga Sembako Relatif Stabil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang bahan kebutuhan pokok (sembako). TEMPO/Tony Hartawan

    Pedagang bahan kebutuhan pokok (sembako). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengemukakan, harga sembilan bahan pokok (sembako) selama Ramadan dan jelang Idul Fitri masih relatif stabil.

    "Di mana ada harga sembako yang naik? Kalau ada laporkan pada kami, di mana naiknya? Nanti, kita akan adakan operasi pasar. Naiknya karena apa? Kita harus lihat dulu," katanya seusai pelepasan truk beras dan daging dari Artha Graha Peduli untuk dijual murah pada masyarakat di halaman Kementerian Perdagangan, Jakarta, Minggu.

    Rachmat mengatakan, untuk mengurangi disparitas harga, pemerintah juga sudah mengirimkan sembako ke wilayah timur Indonesia.

    Selain harga sembako yang dinilai relatif stabil, ia juga menjamin stok pangan aman sampai Lebaran.

    "Dan, yang paling penting stok kebutuhan pokok selama puasa dan Lebaran cukup, harga relatif stabil. Kemarin saya bertemu Gubernur Jatim, Pak Gubernur mengatakan, wilayah Jatim stok cukup, harga relatif stabil," ujarnya.

    Ia menimpali, "Kalau ada kenaikan harga masih wajar, bahkan tak sedikit di daerah-daerah harga justru turun atau naik, tapi naiknya tidak mempengaruhi harga."

    Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terkait dengan stok kebutuhan pokok.

    "Maka dari itu, saya imbau masyarakat tidak perlu khawatir akan stok suplai kebutuhan pokok, bukan hanya sembako, bawang dan cabai pun akan tersuplai saat panen sudah dekat selama Juni dan Juli," katanya.

    Selain itu, ia menambahkan, "Jadi, kalau sekarang harga naik, nanti pasti akan turun saat panen. Pemerintah sangat peduli akan kebutuhan pokok selama puasa, Lebaran, dan pasca-Lebaran."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.