Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk Resmi Tercatat di BEI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Prasetyo Utomo

    ANTARA/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan bergerak di bidang tambang mineral, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten ketujuh di tahun 2015.

    Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan bahwa dengan dicatatkannya saham Merdeka Copper Gold Tbk maka total jumlah perusahaan di BEI sebanyak 512 emiten, dan diharapkan mendorong likuiditas pasar modal Indonesia.

    "Kami berharap dengan diperdagangkan MDKA akan menambah semarak pasar modal domestik, dan membuat menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi bagi investor global," ujarnya Jumat, 19 Juni 2015.

    Merdeka Copper Gold Tbk merupakan emiten tambang pertama yang memanfaatkan peraturan bursa yang baru nomor I-A.1 tentang pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas selain saham yang diterbitkan oleh perusahaan di bidang pertambangan mineral dan batu bara. "MDKA menjadi pionir khususnya peraturan BEI Nomor I-A.1, diharapkan dapat menarik minat perusahaan lainnya untuk masuk bursa," ujarnya.

    Dalam aksi korporasinya, perseroan melepas saham IPO sebanyak 419.650.000 lembar. Dengan penawaran saham perdana MDKA senilai Rp2.000 per saham maka perseroan meraup dana IPO sebesar Rp839,3 miliar. Selain itu, perseroan juga menerbitkan saham baru secara bertahap dalam rangka pelaksanaan konversi mandatory convertible bond (MCB) dan opsi sejumlah 359.937.140 saham.

    Presiden Direktur Merdeka Copper Gold, Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan bahwa dana bersih dari hasil IPO akan digunakan seluruhnya untuk disalurkan ke anak perusahaan PT Bumi Suksesindo yang sahamnya dimiliki 99,89 persen oleh Merdeka. "Sekitar 50 persen dari dana IPO itu akan digunakan untuk belanja modal, 40 persen untuk pelunasan utang, dan sisanya untuk modal kerja," paparnya.

    Sementara itu, pada perdagangan saham perdana MDKA tercatat dibuka menguat sebesar Rp400 menjadi Rp2.400 per saham. Sementara itu pada penutupan perdagangan saham di BEI sesi I, tercatat saham MDKA bergerak menguat sebesar Rp240 menjadi Rp2.240 per saham.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.