Semen Indonesia Revisi Target Penjualan, Ini Alasannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memasukan muatan semen ke atas kapal di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, 27 April 2015. Mengacu data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), penjualan semen kuartal I-2015 hanya 13,6 juta ton. Angka ini turun ketimbang periode yang sama 2013 sebanyak 14,07 juta ton. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja memasukan muatan semen ke atas kapal di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, 27 April 2015. Mengacu data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), penjualan semen kuartal I-2015 hanya 13,6 juta ton. Angka ini turun ketimbang periode yang sama 2013 sebanyak 14,07 juta ton. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Semen Indonesia Tbk. merevisi target pertumbuhan penjualan 2015 yang sebelumnya diproyeksikan mencapai 6 persen. Dikretur Semen Indonesia Amat Pria Darma mengatakan sampai saat ini permintaan semen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya justru merosot hingga 3,7 persen.

    Amat Pria memprediksi pertumbuhan tahun ini hanya akan mencapai 0,5 persen dibandingkan dengan realisasi 2014.  “Sejumlah pabrik semen sudah mulai beroperasinya sehingga memicu terjadinya keleibihan permintaan,” katanya kepada Bisnis.com. Amat menuturkan persaingan di antara produsen semen saat ini sangat ketat. Hal ini turut diperparah dengan lambatnya eksekusi proyek-proyek infrastruktur yang dicanangkan pemerintah.

    Kelebihan permintaan ini menurut Amat membuat harga jual semen di dalam negeri terus merosot. Setelah dipaksa turun Rp 3.000 per sak oleh pemerintah pada awal tahun, harga jual semen ini kembali merosot hingga Rp 3.000.

    Menurut Amat, harga jual semen per sak isi 40 kilogram di toko saat ini Rp 52 ribu dan diprediksi terus turun hingga Rp 50 ribu per sak. Guna mengantisipasi penurunan penjualan yang lebih dalam, emiten berkode SMGR ini berencana meningkatkan pasar ekspor.

    Adapun sejumlah negara yang potensial antara lain Srilanka, Bangladesh, dan Afrika. Amat menuturkan, perseroan menargetkan pasar ekspor mampu menyerap 2 juta ton semen tahun ini.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.