Atasi Macet, Pelebaran Jalan Tangsel Jadi 4 Lajur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pelebaran jalan di kawasan Jalan Raya Kalimalang, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, 11 Mei 2015. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pekerja menyelesaikan pelebaran jalan di kawasan Jalan Raya Kalimalang, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, 11 Mei 2015. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Warga Tangerang Selatan menyambut positif rencana perluasan Jalan Raya Padjajaran hingga Jalan Raya Otista menjadi empat lajur dengan lebar mencapai 24 meter. Perluasan jalan dari bundaran Pamulang di dekat kantor Wali Kota Tangerang Selatan hingga depan Rumah Sakit Sari Asih tersebut merupakan solusi untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di sana.

    Santoso, warga Pamulang, Tangerang Selatan, mengatakan pelebaran jalan menjadi empat lajur dapat mengurai kemacetan lalu lintas yang menjadi pemandangan setiap hari di jalan tersebut. “Apalagi kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Otista dari depan RS Sari Asih hingga pertigaan Jalan Bambu Apus yang kondisinya sangat parah, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari,” katanya, Rabu, 17 Juni 2015.

    Perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari megaproyek Pemerintah Provinsi Banten, dari Jalan Raya Puspiptek, Jalan Raya Siliwangi, Jalan Raya Padjajaran, hingga Jalan Raya Otista yang didesain menjadi empat lajur dengan lebar mencapai 24 meter. Santoso berharap rencana proyek pelebaran jalan oleh Pemprov Banten di wilayah Tangsel itu segera direalisasikan karena warga sudah merasa sangat dirugikan akibat kerusakan dan kemacetan di jalan tersebut.

    Retno Prawati, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangsel, mengatakan proyek perbaikan jalan berstatus milik Provinsi Banten di Tangsel secepatnya akan dimulai. “Nantinya, jalan provinsi dari Jalan Raya Puspiptek, Jalan Raya Siliwangi, Jalan Raya Padjajaran, hingga Jalan Raya Otista didesain menjadi empat lajur dengan lebar mencapai 24 meter,” ujarnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.