Polandia Tawarkan Solusi Kemacetan Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan terjebak kemacetan di dua ruas jalan tol akibat padatnya volume kendaraan yang melintas di Jalan tol dalam kota, Jakarta, Kamis, (17/1). Hujan yang mengguyur sejak semalam menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah ruas jalan protokol mengakibatkan macet total di berbagai kawasan Ibu Kota DKI Jakarta. TEMPO/Imam Sukamto

    Kendaraan terjebak kemacetan di dua ruas jalan tol akibat padatnya volume kendaraan yang melintas di Jalan tol dalam kota, Jakarta, Kamis, (17/1). Hujan yang mengguyur sejak semalam menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah ruas jalan protokol mengakibatkan macet total di berbagai kawasan Ibu Kota DKI Jakarta. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Polandia siap berikan solusi dan bekerja sama dengan Indonesia hadapi kemacetan yang terjadi di Jakarta. Presiden Alstom Transport Poland Leslaw Kuzaj mengatakan, dengan teknologi yang dimiliki, perusahaannya siap membantu mengatasi masalah transportasi yang ada di Indonesia.

    “Kami mengundang Polandia untuk berpartisipasi mengatasi kemacetan di Jakarta, terutama dari Bandara Soekarno-Hatta ke pusat kota," ujar Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI Dubes Dian Triansyah Djani, dalam rilisnya, Rabu, 17 Juni 2015.

    Djani menambahkan, Alstom saat ini mengembangkan sistem transportasi kereta perkotaan yang memiliki keunggulan waktu konstruksi lebih cepat dan biaya yang lebih kompetitif. Selain itu, kata dia, Kuzaj mengatakan perusahaannya juga siap berinvestasi untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia di bidang perkeretaapian dan meningkatkan kualitas produk komponennya sesuai standar internasional.

    Diharapkan Indonesia dapat menjadi bagian dari rantai pasokan global Alstom. Saat ini, menurut Djani, sejumlah pengusaha Polandia berminat melakukan kerja sama dengan Indonesia, khususnya di bidang pertanian dan produk-produk susu, peralatan kesehatan, juga energi. Investasi Polandia pada 2014 mencapai US$ 6,4 juta.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.