Bank Mandiri Gelar Sosialisasi BPJS ke100 Badan Usaha

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank Mandiri. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Bank Mandiri. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk melakukan sosialisasi kepada 100 badan usaha besar untuk meningkatkan pendaftar dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

    Senior Vice President Corporate Banking Bank Mandiri Arya Suprihadi mengatakan saat ini, lebih dari 60% dari total penerimaan iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Badan Usaha dilakukan melalui Bank Mandiri.

    Perseroan terus memperluas akses layanan pendaftaran dan pembayaran iuran bagi seluruh peserta BPJS, baik individu maupun badan usaha.

    "Saat ini, masyarakat dapat memanfaatkan seluruh cabang dan jaringan elektronik Mandiri seperti ATM, Internet Banking, SMS Banking, Mobile Banking serta layanan MCM dan autodebet," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Senin (15 Juni 2015).

    Untuk diketahui,BPJS Kesehatan merupakan transformasi dari PT Askes yang mulai beroperasi sejak 1 Januari 2014.Sementara BPJS Ketenagakerjaan adalah hasil transformasi PT Jamsostek.

    Menurut ketentuan perundang-undangan, setiap badan usaha diwajibkan untuk mendaftarkan dan membayarkan iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan pekerjanya.

    Sinergi dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan ini, lanjutnya, merupakan salah satu upaya perseroan dalam meningkatkan peran aktif guna mendukung Sistem Jaminan Sosial di Tanah Air.

    "Kami berharap program yang menjamin perlindungan sosial bagi seluruh Warga Negara Indonesia ini dapat mendorong tercapainya kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia," kata Arya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?