Kereta Api Gratis untuk Motor Pemudik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Lima rangkaian kereta barang disiapkan PT KAI untuk mengangkut sepeda motor pemudik menuju Daerah Operasi VI Yogyakarta. Tidak usah bayar alias gratis.

    "Layanan angkutan motor gratis ini dilakukan untuk arus mudik dan arus balik," kata Manager Corporate Communications PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta, Bambang Sutiyatmoko, di Yogyakarta, Senin (15 Juni 2015).

    Operasional angkutan motor gratis akan dilakukan pada H-6 hingga H-2 atau 11-15 Juli dari Jakarta dengan tujuan sejumlah stasiun di Daerah Operasi VI Yogyakarta di antaranya Lempuyangan dan Solo Jebres. Sedangkan angkutan motor gratis untuk arus balik dilayani selama lima hari yaitu pada H+3 hingga H+7 atau 21-25 Juli dari Lempuyangan dan Solo Jebres ke Jakarta.

    Setiap kereta bagasi mampu mengangkut sekitar 40 sepeda motor, sehingga total kapasitas angkut untuk pemudik dari dan ke Daerah Operasi VI Yogyakarta adakah sekitar 200 sepeda motor setiap hari.

    Warga yang ingin memanfaatkan layanan angkutan motor gratis harus memiliki tiket kereta api selama masa angkutan Lebaran 2015. "Penumpang menunjukkan tiket ke petugas saat mendaftar angkutan motor gratis," katanya.

    Selain tiket, syarat yang harus dilengkapi adalah fotocopy tiket dan bukti identitas diri. Sepeda motor bisa diambil di stasiun tujuan dengan menunjukkan tiket asli.

    "Sepeda motor yang akan diangkut menggunakan kereta harus diserahkan H-1 sebelum jadwal keberangkatan di stasiun pemberangkatan," katanya.

    Di Daerah Operasi VI Yogyakarta, stasiun pemberangkatan dilakukan di Lempuyangan dan Solo Jebres.

    Ia berharap, layanan angkutan motor gratis tersebut bisa mengurangi jumlah pemudik menggunakan sepeda motor dan menurunkan angka kecelakaan di jalan raya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.