Kementerian Perdagangan Dorong Perbaikan Mutu Buah dan Sayur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konsumen melihat buah apel lokal di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, 29 Januari 2015. TEMPO/Dasril Roszandi

    Konsumen melihat buah apel lokal di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, 29 Januari 2015. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Kementerian Perdagangan mengatakan, pada awal tahun ini, buah dan sayur lokal semakin diminati di negara lain meski pangsa pasarnya belum besar.

    Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Srie Agustina mengatakan selama tiga bulan pertama tahun ini Indonesia mengekspor 290.300 ton buah dan 13.200 ton sayur. Ekspor keduanya tercatat meningkat dibandingkan dengan triwulan pertama tahun lalu.

    Selama Januari-Maret tahun lalu, Indonesia mengekspor buah 222.000 ton dan sayur 7.900 ton. Artinya, ada persentase pertumbuhan ekspor 30,70 persen buah dan 66,86 persen sayur.

    “Karena itu, sekarang petani bukan lagi hanya perlu meningkatkan produksi, tapi juga mutu. Juga menemukan brand sendiri,” ujar Srie Agustina, Senin, 15 Juni 2015.

    Selain memperluas pasar di luar negeri, para petani harus lebih gencar mendongkrak penjualan di dalam negeri. Menurut Srie Agustina, konsumen dari kalangan masyarakat kelas menengah-atas adalah segmen yang harus digarap lebih intens oleh para petani.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.