OJK: Keuangan Syariah Jadi Gaya Hidup Masyarakat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali (KOMUNIKA)

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali (KOMUNIKA)

    TEMPO.COJakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kegiatan Pasar Rakyat Syariah 2015 di tujuh kota. Acara yang diselenggarakan di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan ini merupakan upaya OJK mendorong semakin diterimanya produk keuangan syariah sehingga dapat menjadi gaya hidup atau lifestyle.

    Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah pada masyarakat secara luas, meningkatkan loyalitas nasabah bank.

    Sebagai awal kampanye nasional Aku Cinta Keuangan Syariah, Pasar Rakyat Syariah 2015 dijadikan sebagai upaya mendorong pertumbuhan dan memperbesar pangsa pasar keuangan syariah agar dapat berkontribusi lebih besar bagi pembangunan. Hal itu diungkapkan Muliaman di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2015.

    Muliaman menjelaskan, OJK juga mendorong penerapan gaya hidup syariah ini kepada komunitas yang lebih muda. Saat ini OJK bersama perbankan syariah mengembangkan produk Simpanan Pelajar (SimPel) iB. Produk sederhana ini diharapkan dapat mendorong budaya menabung di bank syariah semenjak dini.

    BISNIS.COM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).