Takut Dibohongi, Jokowi Sidak Pembangunan Tol Trans Sumatera

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chairul Tanjung (CT) bersama Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho (kiri) meninjau pencanangan proyek pembangunan jalan tol trans Sumatera, di Deli Serdang, Sumut, 10 Oktober 2014. Empat ruas tol yang akan dibangun antara lain Medan-Binjai 17 km, Palembang-Indralaya 22 km, Bakauheni, Pekanbaru 300 km. ANTARA/Septianda Perdana

    Chairul Tanjung (CT) bersama Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho (kiri) meninjau pencanangan proyek pembangunan jalan tol trans Sumatera, di Deli Serdang, Sumut, 10 Oktober 2014. Empat ruas tol yang akan dibangun antara lain Medan-Binjai 17 km, Palembang-Indralaya 22 km, Bakauheni, Pekanbaru 300 km. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Lampung -  Presiden Joko Widodo mengunjungi kembali proyek pembangunan Trans Sumatera di Lampung. Seba, Jokowi  takut dibohongi.

    "Saya disini hanya ingin memastikan proggresnya. Jangan hanya disenengin grounbreaking terus tak ada apa-apa," ujar Jokowi di proyek pembangunan Tol Trans Sumatera, Lampung, Sabtu, 13 Juni 2015.

    Tiga bulan lalu, ia meresmikan peletakkan batu pertama proyek tersebut. Menurut Jokowi, perkembangan proyek tersebut berjalan lancar dan sesuai harapan. "Saya targetkan tol ini sudah rampung saat Asian Games 2018."

    Jokowi ingin pembangunan jalan tol diubah pendekatannya. Ia tak mau pembangunan konstruksi menunggu pembebasan lahan selesai karena akan memakan banyak waktu. Misalnya, ia mencontohkan, seperti yang terjadi di Cikopo-Palimanan. Pembangunan konstruksi hanya membutuhkan waktu dua tahun. Namun, pembebasan lahan mencapai enam tahun. Jokowi ingin keduanya dilakukan bersamaan.

    Pembangunan tol Trans Sumatera dibagi menjadi empat seksi. Seksi Bakaheuni-Terbanggi, kata Jokowi, sudah dikerjakan sekitar 3 kilometer. Seksi-seksi lainnya juga sudah mulai dikerjakan. "Ada yang dua kilo, tiga kilo, tujuh kilo. Tapi nanti semuanya ketemu," ujar Jokowi.

    Selain jalan tol, Jokowi berjanji semua proyek yang ia resmikan akan ia cek kembali. "Iya semuanya akan saya cek, bendungan juga nanti. Jangan dipikir habis groundbreaking tak saya cek, enak saja," katanya.

    TIKA PRIMANDARI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.