Gubernur Minta AirAsia Buka Rute Padang-Singapura  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat AirAsia di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, Juni 2014. Pertwee/Bloomberg via Getty Images

    Pesawat AirAsia di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, Juni 2014. Pertwee/Bloomberg via Getty Images

    TEMPO.CO, Padang - Maskapai penerbangan AirAsia berencana membuka rute langsung dari Padang menuju Singapura. "Saya sudah bertemu dengan manajemen AirAsia. Mereka sepakat untuk membuka penerbangan Padang-Singapura," ujar Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Kamis, 4 Juni 2015.

    Menurut Irwan, AirAsia sudah melakukan kajian kelayakan rute tersebut. Saat ini tinggal menunggu jadwal penerbangan dari Bandara Changi Singapura ke Bandara Internasional Minangkabau.

    Bahkan, kata Irwan, AiaAsia juga mempertimbangkan penerbangan dengan rute Padang-Bangkok.

    Irwan mengatakan potensi pariwisata di Sumatera Barat akan menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke daerah ini. Apalagi pemerintah pusat menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara 20 juta orang pada 2019.

    Sebelumnya, penerbangan Padang-Singapura sudah dibuka Mandala Tiger Air dua tahun lalu. Namun gagal, sehingga penerbangan tersebut ditutup.

    “Dulu Mandala gagal karena waktunya saja yang tidak tepat. Jadi flight dari Singapura ke Padang sering tidak terisi,” ujarnya.

    Karena itu, menurut Irwan, maskapai harus menentukan waktu terbang yang tepat agar tingkat keterisian, baik dari Padang-Singapura maupun sebaliknya, terjaga.

    Sekretaris Perusahaan PT Indonesia AirAsia Audry Petriny mengaku masih mengevaluasi rute penerbangan Padang-Singapura. Ia belum bisa memastikan kapan rute tersebut dioperasikan.

    “Kepastiannya belum ada. Kami masih tahap evaluasi. Tunggu saja ya,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2015.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.