100 Proyek Investasi Serap 300 Ribu Tenaga Kerja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengecek rangka baja saat pembuatan beton pracetak di fasilitas milik PT Adhi Persada Beton (APB) anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk di Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, 29 April 2015. Produk beton precast APB ini selain untuk memenuhi kebutuhan internal proyek-proyek konstruksi ADHI juga menyuplai ke Papua dan ekspor ke Timor Leste. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja mengecek rangka baja saat pembuatan beton pracetak di fasilitas milik PT Adhi Persada Beton (APB) anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk di Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, 29 April 2015. Produk beton precast APB ini selain untuk memenuhi kebutuhan internal proyek-proyek konstruksi ADHI juga menyuplai ke Papua dan ekspor ke Timor Leste. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.COJakarta - Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) menyatakan akan mengawal proses realisasi seratus proyek investasi senilai Rp 219,66 triliun yang saat ini sedang memasuki tahap konstruksi.

    Kepala BKPM Franky Sibarani dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, mengatakan keseratus proyek investasi tersebut diproyeksikan dapat menyerap hingga 300 ribu tenaga kerja, baik langsung maupun tidak langsung.

    "Seratus proyek ini seluruhnya sedang dalam masa konstruksi dan diproyeksikan dapat menyerap 65 ribu tenaga kerja langsung, yang diharapkan memiliki multiplier effect hingga 240 ribu tenaga kerja sejak masa konstruksi maupun tenaga kerja tidak langsung," katanya.

    Keseratus proyek investasi tersebut terdiri atas 64 proyek investasi pada sektor industri senilai Rp 145,53 triliun dan 14 proyek pembangkit tenaga listrik senilai Rp 44,08 triliun dengan kapasitas total 2.295 MW.

    Selanjutnya, enam proyek sektor perkebunan dengan nilai Rp 13,5 triliun, sebelas proyek sektor pariwisata senilai Rp 3,51 triliun, tiga proyek transportasi senilai Rp 6,56 triliun, satu proyek peternakan senilai Rp 310,41 miliar, dan jasa pertambangan senilai Rp 6,15 triliun.

    Berdasarkan sebaran lokasi, proyek investasi itu terbagi menjadi 70 proyek di Jawa dan 30 proyek di luar Jawa. Menurut Franky, pengawalan tersebut dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, di mana pemerintah menempatkan investasi sebagai penopangnya.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi investasi terhadap PDB naik dari 1,34 persen pada 2014 menjadi 1,4 persen pada kuartal I 2015.

    Investasi juga dinilai punya peran penting dalam mendorong pergerakan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja. BKPM memproyeksikan, dari setiap investasi senilai US$ 1 juta, bisa menyerap 22 ribu tenaga kerja. 

    BPS mencatat ada kenaikan pengangguran sebesar 300 ribu orang per Februari 2015. Namun, sepanjang kuartal pertama 2015, BKPM mencatat ada penyerapan tenaga kerja sebanyak 315 ribu orang dari realisasi investasi sebesar Rp 124,6 triliun.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.